Bontang

Kapal Wisata Kandas di Perairan Kedindingan, 25 Wisatawan Samarinda Dievakuasi

Fitriwahyuningsih — Kaltim Today 12 Agustus 2026 10:59
Kapal Wisata Kandas di Perairan Kedindingan, 25 Wisatawan Samarinda Dievakuasi
Kapal penumpang yang mengakut 25 wisatawan asal Samarinda karam di perairan Pulau Kedindingan. (Istimewa)

BONTANG, Kaltimtoday.co - Kapal wisata yang membawa puluhan wisatawan kandas di kawasan perairan Kedindingan, Bontang, Selasa (11/8/2026) sore. Kapal tersebut bukan tenggelam seperti informasi yang sempat beredar, melainkan kandas setelah melintasi kawasan perairan dangkal di sekitar Pulau Kedindingan.

Suryansa (42), warga Bontang Kuala yang ikut dalam proses evakuasi, mengatakan kapal tersebut membawa sekitar 30 orang. Sebanyak 25 di antaranya merupakan wisatawan asal Samarinda, sedangkan sisanya terdiri dari nakhoda, pemandu, dan warga lokal.

Rombongan sebelumnya berangkat dari Bontang Kuala sekitar pukul 09.30 pagi menuju Pulau Beras Basah. Setelah menghabiskan waktu dan snorkeling di kawasan tersebut, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Pulau Segajah.

Namun, dalam perjalanan menuju Segajah, kapal melintasi perairan Kedindingan yang memiliki perairan relatif dangkal dan terdapat karang. Saat bersamaan, kondisi angin dan gelombang laut semakin kuat.

Menurut Suryansa, kapal berada terlalu dekat dengan kawasan karang. Hantaman gelombang kemudian membuat kapal miring dan tidak dapat kembali ke posisi semula.

“Posisinya mau ke Segajah. Ombaknya agak kencang, cuma kapalnya terlalu dekat dengan karang,” katanya kepada Kaltim Today, Rabu (12/8/2026) siang.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 Wita. Informasi kejadian kemudian diterima pelaku wisata di Bontang Kuala yang langsung bergerak menggunakan dua kapal untuk mengevakuasi para penumpang.

Sekitar 30 menit kemudian, bantuan tiba di lokasi. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Suryansa menyebut seluruh wisatawan saat itu juga telah mengenakan pelampung.

''Kami datang dua kapal, sekitar 30 menit setelah kejadian,'' ungkapnya. 

Tim BPBD Bontang membantu evakuasi wisatawan. (Istimwewa)

Petugas BPBD juga tiba di lokasi dan ikut membantu proses penanganan. Salah satu penumpang yang mendapat perhatian khusus dalam proses evakuasi adalah seorang perempuan hamil.

Usai dievakuasi, para wisatawan dibawa kembali ke Bontang Kuala untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan. Suryansa menegaskan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

“Waktu saya datang, tamunya aman. Semuanya pakai pelampung,” pungkasnya.



Berita Lainnya