Kaltim

Jalan Nasional di Dusun Margasari Jembayan Amblas, BBPJN Kaltim Bakal Siapkan Jembatan Bailey

Supri Yadha — Kaltim Today 16 Agustus 2026 21:49
Jalan Nasional di Dusun Margasari Jembayan Amblas, BBPJN Kaltim Bakal Siapkan Jembatan Bailey
Jalan amblas di Dusun Margasari, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kukar. (Supri/Kaltimtoday.co)

TENGGARONG, Kaltimtoday.co - Belum genap dua tahun setelah selesai ditangani, jalan nasional di Dusun Margasari, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar), kembali amblas.

Kali ini, badan jalan longsor hingga sekitar 3 meter dan terendam air Sungai Mahakam pada Sabtu (15/8/2026) pagi.

Ruas poros Tenggarong-Loa Janan tersebut kini ditutup total karena tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Kondisinya juga disebut lebih parah dibandingkan kejadian sebelumnya.

Jalan nasional itu sebelumnya pernah mengalami amblas dan telah dilakukan penanganan. Pekerjaan tersebut dinyatakan selesai hingga proses serah terima atau Final Hand Over (FHO) pada 17 Januari 2026.

Pemerintah daerah bersama pihak terkait kini mencari jalur alternatif untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas orang dan barang selama akses utama tidak dapat digunakan.

Kepala Satuan Kerja Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah I Kalimantan Timur, Dedi Junaidi, turun langsung meninjau kondisi jalan yang kembali amblas tersebut.

Dedi mengatakan, pihaknya telah melakukan sejumlah langkah awal setelah mengetahui kejadian tersebut. Salah satunya berkoordinasi dengan aparat setempat terkait pengalihan arus lalu lintas.

“Penanganan ini sudah FHO atau sudah serah terima pada tanggal 17 Januari 2026 lalu. Nah kemudian untuk kondisi seperti ini, kami sudah mengupayakan,” katanya.

Selain koordinasi terkait pengalihan arus, pihaknya juga memasang kamera pengawas atau CCTV untuk memantau kondisi di sekitar lokasi.

“Yang kedua, kami sudah melakukan pemasangan CCTV. Menjaga kondisi jika hal-hal yang diinginkan agar tidak-tidak jadi,” sambungnya.

Selanjutnya, BBPJN Kaltim berupaya membuka kembali akses secara fungsional dengan memobilisasi jembatan Bailey. Infrastruktur sementara tersebut tengah dipersiapkan untuk dikirim ke lokasi.

“Yang ketiga, kami berusaha sekarang ini untuk melakukan fungsionalnya. Mencoba memobilisasi Bailey. Ini sementara ini dari tim kami seperti itu,” jelasnya.

Dedi menargetkan proses mobilisasi jembatan Bailey mulai bergerak pada pekan depan. Saat ini, pihaknya masih mengupayakan proses pengangkutan material jembatan tersebut menuju lokasi jalan yang amblas.

“Insya Allah nanti minggu depan ya kami sudah bergerak. Karena sekarang ini mencoba pengangkutan dari Bailey kemari,” pungkasnya.

[SUP]



Berita Lainnya