HeadlinePolitik

Kembalikan Formulir ke PDIP, Meiliana Yakin Menang di Pilwali Samarinda

Kaltimtoday.co, Samarinda – Bakal calon wali kota Samarinda, Meiliana mengembalikan formulir pendaftaran di Kantor PDIP Samarinda. Meiliana datang bersama para pendukungnya, Selasa (17/9/2019).

Dalam kesempatan ini, Meiliana yakin unggul dibandingkan kandidat lain karena merupakan satu-satunya bakal calon perempuan yang serius berlaga di Pilwali Samarinda 2020.

Usai melaksanakan penyerahan berkas, Meiliana kepada awak media mengatakan, selama proses pelengkapan berkas di PDIP, dirinya tidak menemui kendala berarti.

Baca juga:  Dugaan Politik Uang dalam Penjaringan Bakal Calon Wali Kota Samarinda

“Selanjutnya saya tinggal menunggu panggilan dari partai, untuk penyampaian visi misi,” ucap Meiliana.

“Keunggulan karena saya perempuan satu-satunya. Walaupun nanti bapak-bapak banyak yang menjadi pasangan. Dan yang saya liat perempuan baru saya sendiri,” tambahnya.

Meiliana, mengaku sudah sangat terbiasa dengan pelengkapan berkas. Karena sudah terbiasa sejak mengikuti penjaringan Sekprov Kaltim lalu.

“Yang jelas PDIP harus menang. Jadi pilihan ini, saya pikir tepat kepada PDIP. Semoga saya bisa lolos dalam penjaringan PDIP,” harapnya.

Terpisah, Ketua Tim Penjaringan PDIP Sofyan Ahmad menuturkan, berkas yang telah dikembalikan Meiliana lengkap dan memenuhi prosedur persyaratan.

Sejauh ini, kata Sofyan, tercatat sebanyak dua belas nama telah mengambil formulir di PDIP.  Adapun yang telah mengembalikan, sejak Senin (16/9/2019), meliputi Zuhdi Yahya, Apri Gunawan, Saifudin Zuhri, dan Zairin Zain.

“Hari ini (Selasa) Meiliana yang pertama mengembalikan. Nanti ada Viktor Yuan, Andi Harun, Edy Kurniawan, Siswadi dan kemudian Barkati. Mereka sudah konfirmasi akan mengembalikan formulir hari ini,” ungkapnya.

Ditambahkannya, jika nantinya para bakal calon mengembalikan berkas melalui perwakilan. Hal itu bukan menjadi persoalan. Pasalnya saat ini kondisi penerbangan di Kaltim kerap mengalami gangguan akibat kabut asap. Yang mungkin bisa menghambat para peserta untuk melakukan pengembalian berkas.

“Diwakilkan boleh, asal berkasnya sampai,” pungkasnya.

[JRO | TOS]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close