Daerah

Ketua DPW PAN Kaltim Bantah Partainya Tarik Dukungan Hak Angket

Claudius Vico Harijono — Kaltim Today 15 Mei 2026 12:38
Ketua DPW PAN Kaltim Bantah Partainya Tarik Dukungan Hak Angket
Ketua DPW PAN Kaltim, Erwin Izharuddin. (vico/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Kalimantan Timur, Erwin Izharuddin menegaskan bahwa partainya tidak menarik dukungan terhadap hak angket DPRD Kaltim yang sebelumnya digaungkan enam fraksi di parlemen daerah. PAN, kata dia, hanya melakukan peninjauan ulang untuk berdiskusi internal partai sebelum menentukan sikap resmi dalam rapat paripurna.

Erwin menjelaskan, proses peninjauan dilakukan untuk menyamakan pandangan internal partai, terutama karena PAN berada dalam fraksi gabungan bersama Partai NasDem di DPRD Kaltim.

“Kita bukan menarik, tapi meninjau. Habis itu berdiskusi sesuai prosedurnya, mau angket itu bagaimana, kita rembukkan,” ujar Erwin saat memberikan klarifikasi kepada awak media.

Menurutnya, keputusan final belum diambil lantaran komunikasi internal dengan anggota dewan dari PAN masih berlangsung. Ia mengaku baru kembali dari Jakarta dan akan menggelar rapat harian bersama kader serta anggota DPRD dari PAN untuk membahas substansi hak angket tersebut.

Meski demikian, Erwin memastikan peluang PAN tetap mendukung hak angket masih terbuka. Ia juga menegaskan bahwa proses hak angket secara prosedural tetap berjalan karena telah masuk dalam agenda paripurna DPRD Kaltim dan didukung lebih dari jumlah minimal pengusul.

“Kalau sudah diajukan ke paripurna, itu sudah menjadi forum untuk dibahas, tidak bisa ditarik lagi,” katanya.

Terkait adanya perbedaan sikap di internal PAN, Erwin menyinggung hanya satu anggota DPRD dari PAN, yakni Baharuddin Demmu, yang ikut menandatangani usulan hak angket. Sementara tiga anggota lainnya belum memberikan dukungan.

Karena itu, PAN akan lebih dulu membangun kesepahaman internal sebelum berkoordinasi dengan NasDem sebagai mitra fraksi gabungan.

“Kita harus satu suara. Jangan sampai ada yang mendukung, ada yang tidak,” tegasnya.

Erwin juga menekankan bahwa keputusan PAN nantinya tetap mempertimbangkan aspirasi masyarakat yang diwakili para anggota dewan di daerah pemilihannya masing-masing.

“PAN kan bantu rakyat, tapi tetap lewat prosedur internal,” ujarnya.

Ia kembali menegaskan bahwa istilah yang tepat terkait sikap PAN adalah meninjau ulang, bukan menarik dukungan terhadap hak angket.

“Saya sebagai ketua partai harus tahu substansi persoalannya apa. Jadi ini bahasanya meninjau untuk dikoordinasikan,” tutup Erwin.

[RWT] 



Berita Lainnya