KaltimSamarinda

Komisi IV DPRD Kaltim Kunjungi SMA 1, Diminta Bantu Sarana dan Prasarana

Kaltimtoday.co, Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Kaltim yang membidangi Kesejahteraan rakyat meliputi ketenagakerjaan, pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, kepemudaan dan olah raga, agama, kebudayaan, kesejahteraan sosial, kesehatan, keluarga berencana, pemberdayaan dan peranan wanita, transmigrasi, museum, cagar budaya dan kepariwisataan adakan kunjungan kerja di SMAN 1 Samarinda Jl Anang Hasyim, Air Hitam, Samarinda. (6/2/2020).

Kunjungan kerja 10 anggotaKomisi IV ini disambut hangat oleh Kepala SMAN 1 Samarinda Budiono didampingi Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Bidang SMA Disdikbud Kaltim Armin dan diterima dengan hangat oleh guru-guru.

Baca juga:  Tragedi Kemanusiaan di India Merusak Fitrah Kebhinekaan

Adapun anggota yang mengadakan kunjungan kerja terdiri dari Rusman Ya’qub, ketua Komisi IV, didampingi Ely Hartaty Rasyid, Salehuddin, Abdul Kadir Tappa, Herliana Yanti, Hendry Pailan Tandi Payung, Puji Setyowati, Yenni Eviliana, Jawad Sirajuddin, dan Fitri Maisyaroh.

Kepala SMAN 1 Samarinda Budiono saat menyampaikan sambutan dalam rapat yang digelar di ruang guru tersebut menyampaikan harapannya agar anggota Komisi IV DPRD Kaltim bisa memfasilitasi kekurangan sarana prasarana yang dapat menunjang proses belajar mengajar di sekolah.

“Selain mengedepankan edukasi pada anak didik, pendidikan karakter sangat penting dan anak didik kita diharapkan dapat menerapkan itu, juga untuk sarana sekolah yang belum dimiliki seperti pos satpam, wastafel dan tanda sekolah belum kita miliki. Diharapkan komisi IV bisa memfasilitasi karena ini adalah kali pertama sejak tahun 2013 anggota dewan mengunjungi sekolah kami,” ucap dia.

Baca juga:  Tunggu IPK Terbit, Beasiswa Kaltim Tuntas 2020 Dibuka Antara Januari-Maret

Dalam kesempatan yang sama, Rusman Ya’qub mengatakan, ada 3 hal yang menjadi fokus Komisi IV dalam bidang pendidikan yaitu sarana prasarana, kurikulum dan pembangunan karakter peserta didik.

“Problem pendidikan di Kaltim yaitu kita perlu mengejar ketertinggalan dari sarana prasarana, mengingat Kaltim sebagai penyangga ibu kota dan dapat dipastikan jumlah penduduk bisa meningkat berkali kali lipat. Selain itu pengangkatan PNS dirasa sangat lambat dan adanya wacana penghapusan tenaga honorer. Berbagai hal ini yang menjadi fokus kita,” tutur ketua DPRD Komisi IV tersebut.

Setelah acara rapat singkat berlangsung, dilanjutkan dengan memonitor beberapa ruang di sekolah yang baru menduduki gedung pada 2013 lalu, seperti ruang UKS, perpustakaan dan laboratorium.

Usai berkunjung, rombongan melanjutkan agenda ke SMKN 12 Samarinda dan SMAN 3 Samarinda.

[TOS | ADV]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker