Kutim

KPU Kutim Mulai Distribusikan Logistik Pilkada

Kaltim Today
05 Desember 2020 18:22
KPU Kutim Mulai Distribusikan Logistik Pilkada
Pekerja memasukkan logistik Pilkada Kabupaten Kutai Timur (Kutim) ke dalam truk untuk didistribusikan ke Kecamatan Terjauh. (Ramlah/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Sangatta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutim mulai mendistribusikan logistik Pilkada 2020, Sabtu (5/12/2020). Pendistribusian sendiri akan berlangsung selama tiga hari yakni tanggal 5-7 Desember mendatang.

Ketua KPU Kutim, Ulfa Jamilatul Faridah mengatakan, pendistribusian logistik Pilkada ini yakni kotak suara beserta surat suara. Pada pendistribusian hari pertama dilakukan di wilayah Kecamatan yang jangkauannya terjauh yakni Kecamatan Busang, Kecamatan Long Mesangat, Kecamatan Sandaran dan Kecamatan Karangan.

Ulfa menjelaskan, penyaluran logistik dilakukan secara berjenjang. Mulai dari panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemilihan suara (PPS) hingga kelompok panitia pemungutan suara (KPPS).

“Penyaluran logistik Pilkada Kutai Timur kami targetkan rampung dalam tiga hari. Mudah-mudahan bisa lebih cepat,” terang Ulfa.

Logistik Pilkada 2020 yang akan di distribusikan secara bertahap ke kecamatan-kecamatan yang ada di Kutai Timur. (Ramlah/Kaltimtoday.co)
Logistik Pilkada 2020 yang akan di distribusikan secara bertahap ke kecamatan-kecamatan yang ada di Kutai Timur. (Ramlah/Kaltimtoday.co)

Ulfa menyebutkan, dalam pelaksanaan Pilkada 2020 semua petugas telah dibekali alat pelindung diri (APD) sehingga prosesnya pun tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

“Pilkada tahun ini memang berbeda. Karenda dilaksanakan ditengah pandemi Covid-19, sehingga penerapan protokol kesehatan Covid-19 harus jadi perhatian,” katanya.

Lanjut Ulfa menyebutkan, anggota PPK dan PPS bakal mengecek ulang jumlah logistik pilkada yang bakal mereka salurkan ke setiap TPS. Selama proses penyaluran logistik pilkada, bakal mendapat pengawalan ketat oleh aparat kepolisian.

Sementara itu, kotak dan surat suara dibungkus plastik untuk mengantisipasi agar tidak gampang rusak saat turun hujan dengan intensitas tinggi.

“Antisipasi sudah kami persiapkan semuanya apalagi ini benda sakralnya pilkada sehingga ketika ada pergeseran pasti ada pengawalan ketat,” pungkasnya.

[El | NON]



Berita Lainnya