Kukar

Optimalkan Penanggulangan Kemiskinan, Pemkab Gandeng Dewan Masjid dan Pelaku Usaha di Kukar

Kaltim Today
22 Juni 2022 20:30
Optimalkan Penanggulangan Kemiskinan, Pemkab Gandeng Dewan Masjid dan Pelaku Usaha di Kukar
Kegiatan rakor penanggulangan kemiskinan. (Supri/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Tenggarong – Pemkab Kukar menggelar rapat koordinasi bersama Dewan Masjid Kukar dan para pelaku usaha untuk mengoptimalkan upaya penanggulangan kemiskinan. Rakor tersebut digelar di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Kukar, Tenggarong, Selasa (21/02/22).

Saat memimpin rakor tersebut, Edi menegaskan, program penanggulangan kemiskinan merupakan salah satu program prioritas yang dieksekusi melalui “Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK). Leading sektor TKPK ialah Bappeda Kukar. Dengan menggandeng Dewan Masjid, beserta pelaku usaha, diharap dapat mengoptimalkan langkah Pemkab Kukar untuk menekan angka kemiskinan.

“Kalau program ini berjalan dengan baik, maka banyak persoalan lain yang akan terselesaikan dan ini untuk memastikan data-data yang telah dilakukan oleh OPD terkait dan juga dewan masjid. Hal ini juga untuk mensinkronisasikan kembali data dengan teman-teman perusahaan pada program CSR, dengan begitu tak ada lagi program yang tumpang tindih,” ungkap Edi.

Dia juga memaparkan skema kerja sama penanggulangan kemiskinan. Bagi Edi, masjid adalah rumah besar, selain untuk beribadah, juga bisa berperan besar dalam pengentasan kemiskinan.

Oleh sebab itu, sebagai mitra pemerintah, dewan masjid meminta para pengurus masjid didorong untuk menangani warga-warga pra sejahtera di sekitar masjid dan harus punya data profil warga, baik dermawan, menengah maupun pra sejahtera. Saat ini, dewan masjid Kukar sudah memiliki data tersebut dengan program E-Masjid.

“Dari sisi agama berdosa bila membiarkan ada masyarakat miskin di lingkungan tempat tinggal kita. Paling tidak tetangga sebelah rumah yang harus diperhatikan dan begitulah maksud saya masjid harus memiliki data masyarakat nya yang berada 40 rumah baik itu di sisi kiri, kanan, depan dan belakang masjid,” ungkap Edi.

Pendataan yang dilakukan untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan bantuan, baik itu masalah ekonomi, pelatihan hingga spiritual.

“Dengan data yang selalu up to date, maka kita bisa bekerja dengan maksimal. Misalkan masyarakat tersebut tidak punya pekerjaan bisa dicarikan lewat perusahaan-perusahaan yang ada di sekitarnya, dan kalau tidak ada, skill untuk bekerja maka dapat diberikan pelatihan yang menunjang untuk mencari pekerjaan. Itulah gunanya data dan juga bila spiritual masyarakat baik, maka semua akan berjalan dengan baik, dan itulah salah satu fungsi desa masjid dalam hal ini,” ungkap Edi.

Orang nomor satu di Kukar ini juga berharap, data-data bisa terus ter-up date dan terintegrasi dengan kementerian maupun perusahaan-perusahaan yang ada di Kukar. Hal ini dimaksudkan agar para perusahaan melakukan CSR bisa berkoordinasi dengan dinas terkait, agar program yang dilakukan bisa ikut menanggulangi masalah yang ada di Kukar, terutama untuk menanggulangi masalah kemiskinan.

Dia meminta kepala dinas untuk aktif berkoordinasi dengan kementerian teknisnya agar beberapa program nasional Kukar dapat ikut serta dan dapat dilaksanakan di Kukar.

“OPD tolong rajin-rajin berkoordinasi dengan kementerian teknisnya karena jangan hanya mengandalkan APBD saja (ini terbatas), tetapi yang perlu dikerjakan banyak,” pinta Edi mengakhiri.

Dalam kegiatan ini, turut hadir Sekda Kukar Sunggono, Ketua Dewan Masjid Ustadz Bisron, Prof Iskandar, Forum Komunikasi TJSP Kukar Muslim Gunawan, OPD se-Kukar baik secara luring maupun daring, Camat Muara Kaman, Camat Samboja dan beberapa pelaku usaha dari perusahaan.

[SUP | RWT | ADV DISKOMINFO KUKAR]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Berita Lainnya