Kukar

PAUD Baru Bergabung di Dapodik, Disdikbud Kukar Gencar Sosialisasi Aplikasi Verifikasi dan Validasi

Kaltimtoday.co, Tenggarong – Dinas Pendidikan dan Budaya (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Asistensi Pendataan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) dalam rangka sosialisasi aplikasi, verifikasi dan validasi dapodik tahun 2020 di gedung serbaguna Disdikbud Kukar, Selasa (3/11/2020).

Kegiatan ini dihadiri oleh 37 peserta yang berasal dari pihak PAUD yang berada di Kecamatan Loa Kulu.

Baca juga:  Komisi I DPRD Kukar Apresiasi Penggunaan Eks Lubang Tambang untuk Sistem Irigasi

Kepala UPT Pusat Data dan Informasi Pendidikan Disdikbud Kukar, Pujianto mengatakan bahwa, pada Juli 2020 PAUD telah bergabung di data pokok pendidikan (dapodik) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Kemudian aplikasi validasi data ke dapodik baru dirilis pada September lalu.

“Aplikasi ini untuk verifikasi dan validasi semua data PAUD ke Dapodik,” kata Pujianto.

Jadi sekarang, pihaknya gencar sosialisasikan secara tatap muka di seluruh PAUD yang ada di Kukar. Mengingat aplikasi ini baru mereka dapat, oleh karena itu pihaknya terus mendorong agar bisa memaksimalkan input data di aplikasi tersebut.

Dia menerangkan, September lalu sudah diadakan sosialisasi aplikasi serta cara menggunakannya dengan sistem dalam jaringan (daring), akan tetapi hasilnya tidak maksimal karena mereka masuk dan tidak memahami mekanisme aplikasi tersebut.

Jadi pihaknya kembali melakukan sosialisasi per kecamatan dengan cara tata muka agar pihak PAUD mengetahui proses dan sistem kerja aplikasi.

“Proses validasi data yang sudah diinput itu seperti apa sih, jika kurang ayo kita benahi bareng, yang salah kita benerin, yang kosong segera diisi. Nah inilah prosesnya validasi yang kita lakukan sekarang,” ujar Pujianto.

Dengan adanya sosialisasi tatap muka, dia berharap agar pihak PAUD melalui operator sekolah bisa mengerti proses validasi itu seperti apa.

Dalam kegiatan tersebut, Pujianto menyampaikan yang harus diketahui operator sekolah terkait aplikasi di dalam dapodik ini, bagaimana cara mengisi aplikasi itu. Kemudian ada aplikasi lain yang berkorelasi dengan Kemendikbud. Jadi aplikasi dapodik itu offline.

Jadi operator sekolah mengerjakan data secara offline, ketika sudah selesai semua datanya, selanjutnya data tadi akan disingkrongkan dengan datanya kemendikbud.

Baca juga:  Mulud, Maulid dan Prophetic Parenting

Kemudian, setelah di Kemendikbud selesai nantinya akan muncul beberapa aplikasi baru yang berbasis web dan fungsinya untuk validasi data yang sudah terinput.

“Nah disitu ada yang namanya verifikasi siswa, validasi guru dan tenaga administrasi. Kemudian ada juga validasi untuk perubahan indentitas dan perubahan data terkait sekolah tersebut,” ungkap Pujianto.

Dia berharap para peserta mampu memahami dan mengetahui cara kerja aplikasi tersebut.

[SUP | RWT | ADV DISKOMINFO]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close