Advertorial

Penuhi Kebutuhan SDM di OPD, Kesra Kukar Sediakan 200 Kuota Penerima Beasiswa Kerjasama Tematik

Supri Yadha — Kaltim Today 12 Juni 2024 18:15
Penuhi Kebutuhan SDM di OPD, Kesra Kukar Sediakan 200 Kuota Penerima Beasiswa Kerjasama Tematik
Kepala Bagian Kesra Setkab Kukar, Dendy Irwan Fahriza. (Supri/Kaltimtoday.co)  

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Peningkatan sumber daya manusia menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar). Selaras dengan visi misi Edi Damansyah dan Rendi Solihin yang tertuang dalam program Kukar Idaman, yakni meningkatkan pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak mulia, unggul, dan berbudaya.  

Berbagai program dicanangkan dan dijalankan, salah satunya beasiswa tematik atau kerjasama melalui Beasiswa Kukar Idaman. Dimana, beasiswa kerjasama diberikan kepada penerima sampai selesai masa pendidikannya, maksimal 8 semester atau 4 tahun. 

Pemkab Kukar telah menjalin kerjasama dengan sejumlah universitas dan perguruan tinggi untuk menjalankan program tersebut. Mulai dari Telkom University Bandung, Universitas Islam Indonesia, Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta.

Kemudian Perguruan Tinggi Ilmu Al Quran (PTIQ) Jakarta, Institut Ilmu Al Quran (IIQ) Jakarta, Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) dan Politeknik Akademi Teknik Mesin Industri (ATMI) Surakarta.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setkab Kukar, Dendy Irwan Fahriza menjelaskan, beasiswa kerjasama atau tematik ini untuk mengakomodir dan memenuhi kebutuhan SDM di organisasi perangkat daerah (OPD). 

Pada tahun 2024 ini, Kesra Kukar memberikan kuota sebanyak 200 penerima beasiswa kerjasama. Masing-masing mendapatkan bantuan pendidikan hingga tuntas, sebesar Rp 150 juta.

“Beasiswa kerja sama ini disesuaikan dengan kebutuhan perangkat daerah, oleh karena itu disebut beasiswa kerja sama tematik,” kata Dendy, Rabu (29/5/2024).

Ia menjelaskan, pihaknya telah mengirimkan mahasiswa dari Kukar untuk melanjutkan ke Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta. Bertujuan untuk memenuhi kebutuhan sarjana di bidang pertanahan, karena di Kukar masih minim.

Begitu pula dengan mengirimkan mahasiswa ke Universitas Islam Indonesia, khususnya fakultas psikologi. Sebab, Kukar masih minim lulusan psikolog, sedangkan jumlah kekerasan terhadap perempuan dan anak meningkat. 

Kemudian, kerjasama dengan Universitas Telkom Bandung bertujuan untuk melahirkan anak-anak Kukar yang memahami bidang informatika. Sehingga, keberadaan mereka nanti setelah lulus, bisa mengatasi permasalahan blank spot di sejumlah kecamatan.

 “Jadi ketika mereka lulus, maka akan ditempatkan di dinas tersebut sesuai dengan kebutuhannya masing-masing. Dan itu sudah ada perjanjian yang telah ditanda tangani penerima beasiswa kerjasama bawa wajib mengabdi selama 5 tahun,” kata Dendy mengakhiri. 

[RWT | ADV PROKOM KUKAR]

Simak berita dan artikel Kaltim Today lainnya di Google News, dan ikuti terus berita terhangat kami via Whatsapp 



Berita Lainnya