Kaltim

Perekonomian Kaltim Tahun Ini Diprediksi Tumbuh Positif, Masih Ditopang Industri Batu Bara

Kaltim Today
19 Maret 2022 13:39
Perekonomian Kaltim Tahun Ini Diprediksi Tumbuh Positif, Masih Ditopang Industri Batu Bara
Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Kaltim Ricky Perdana Gozali. (BI Kaltim)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Perekonomian Kaltim tahun ini diperkirakan tumbuh positif dan terus mengalami perbaikan. Pertumbuhan itu dipicu perbaikan dari berbagai sektor.

Industri pengolahan diprakirakan masih menjadi mesin pertumbuhan ekonomi Kaltim 2022. Sementara kinerja lapangan usaha konstruksi juga diprakirakan akan tumbuh positif seiring dengan berlanjutnya pengerjaan proyek strategis. Mulai Refinery Development Master Plan (RDMP) Refinery Unit V Balikpapan, Bendungan Sepaku Semoi, serta preservasi berbagai ruas jalan nasional.

Selain itu, telah disahkannya UU IKN berpotensi mendorong percepatan pembangunan yang secara langsung berdampak positif pada lapangan usaha konstruksi dan juga akan meningkatkan apetite investor. Proses pemulihan ekonomi Kaltim pada 2022 juga turut ditopang oleh prakiraan harga komoditas yang masih relatif tinggi.

Meskipun demikian, laju pertumbuhan ekonomi Kaltim 2022 juga berisiko menghadapi sejumlah tantangan seperti faktor cuaca yang memengaruhi kinerja sektor batu bara yang mayoritas bersifat open pit.

Selain itu, membaiknya produksi batu bara Tiongkok dan India dan lebih kuatnya komitmen transisi penggunaan energi baru terbarukan (EBT) terutama di negara-negara maju juga diprakirakan menjadi downside risk perekonomian Kaltim pada 2022.

Adapun Inflasi Kaltim pada 2022 diprakirakan akan mengalami peningkatan namun tetap berada pada rentang target sasaran inflasi 3,0 ± 1% (yoy).

Kenaikan tingkat inflasi diprakirakan didorong oleh sejumlah faktor, yakni lebih tingginya permintaan masyarakat, pelaksanaan vaksinasi termasuk booster yang kian masif, kenaikan UMP, serta risiko peningkatan harga sejalan dengan rencana implementasi harmonisasi kebijakan perpajakan 2022.

Selain itu, tekanan inflasi diprakirakan juga bersumber dari terjadinya revenge travel seiring dengan prakiraan membaiknya kasus Covid-19, serta peningkatan harga komoditas global.

Kondisi pasokan bahan pangan di Kaltim terus diperkuat dan mampu mencukupi permintaan masyarakat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan.

Berdasarkan hasil survei pasokan yang dilakukan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kaltim, sebagian besar komoditas pangan strategis Kaltim telah mengalami tren peningkatan ketersediaan pasokan pada awal Maret 2022.

Hal tersebut utamanya didorong oleh pemenuhan pasokan yang semakin kuat didukung oleh mulai masuknya masa panen beberapa komoditas pangan di wilayah sentra baik di dalam maupun luar wilayah Kaltim.

Selain itu, pasokan telur ayam ras dan daging ayam ras juga diprakirakan semakin membaik seiring dengan berakhirnya kebijakan culling dan cutting (kebijakan pengurangan populasi ayam) di Kaltim pada Maret 2022.

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kaltim terus melakukan berbagai program dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan di wilayah Kaltim.

Beberapa program kegiatan secara rutin dilakukan oleh TPID di wilayah Kaltim antara lain melakukan monitoring ketersediaan pasokan, melakukan sidak pasar guna memastikan kestabilan harga, melakukan penguatan pasokan dengan memastikan kelancaraan distribusi serta melakukan operasi pasar terhadap beberapa komoditas bahan pokok penting guna memastikan distribusi barang dapat diserap oleh masyarakat dengan harga yang wajar.

Dengan demikian, masyarakat tidak perlu melakukan panic buying dan menerapkan prinsip belanja bijak mengingat kondisi pasokan pangan yang terjaga.

[RILIS RESMI KPW BI KALTIM | TOS]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Berita Lainnya