HeadlineSamarinda

Rayakan Hari Kemerdekaan, Mahasiswa Unmul Tolak Omnibus Law di DPRD Kaltim

Kaltimtoday.co, Samarinda – Mahasiswa dari Universitas Mulawarman menyuarakan penolakan terhadap omnibus law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja.

Baca juga:  Aktivis Aksi Kamisan Kaltim Suarakan Gagalkan Omnibus Law

Penolakan terkait omnibus law itu digelar di DPRD Kaltim dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia ke-75, Senin )17/8/2020).

“Kebijakan dalam omnibus law RUU Cipta Kerja bertentangan dan mengesampingkan kepentingan rakyat. Kami tolak!” ucap Humas aksi unjuk rasa mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Garuda Mulawarman, Muhammad Kholid Syaifullah.

Menurut Kholid, jika RUU Cipta Kerja tetap disahkan, akan sangat bertentangan dengan konstitusi dan dapat membahayakan kedaulatan Indonesia. Selain itu, pengesahan RUU Cipta Kerja juga akan berdampak buruk terhadap perekonomian masyarakat.

“Kami minta pembahasan omnibus law RUU Cipta Kerja dihentikan secepatnya,” tegasnya.

Menteri Sospol BEM KM Universitas Mulawarman, Muhammad Akbar menyatakan, pihaknya akan terus mengawal pembahasan omnibus law RUU Cipta Kerja. Mahasiswa akan terus menggelar aksi unjuk rasa, hingga tuntutan diterima pemerintah dan DPR.

Baca juga:  Bedah Kebijakan RUU Omnibus Law, Pokja 30 Pertanyakan Sejahtera atau Sengsara

“Kami minta legislator Kaltim di DPRD kabupaten dan provinsi maupun DPR RI di Jakarta juga menyuarakan penolakan yang sama terkait omnibus law RUU Cipta Kerja,” tutur Muhammad Akbar.

[TOS]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close