Kaltim

Tanam Mangrove, Planète Urgance Indonesia dan YML Tentukan Skala Prioritas Kawasan

Kaltimtoday.co, Samarinda – Planète Urgance (PU) Indonesia dan Yayasan Mangrove Lestari (YML) selalu melihat skala prioritas untuk menentukan kawasan mana yang akan ditanami bibit mangrove. Direktur YML, Achmad Nuriyawan pihaknya mengacu pada asesmen.

“Sebelum melakukan intervensi program di satu wilayah, kami melakukan asesmen,” ungkap Achmad Nuriyawan, Sabtu (21/1/2023) di Muara Badak, Kukar.

Baca juga:  Perubahan Iklim dan Kegiatan Ekonomi Masyarakat jadi Faktor Kawasan Mangrove Mulai Tergerus

Pertama, dampak kemungkinan gagal yang ada ketika menanam mangrove di suatu kawasan. Kemudian, antisipasi yang harus dilaksanakan juga sudah harus terencana.

“Kedua, biaya program. Kalau kami menanam tapi biaya agak minim, ini agak repot di daerah pesisir. Sebab paling tidak kami harus memasang pelindung-pelindung dari gempuran gelombang,” tambahnya.

Sebagai contoh, di kawasan pesisir pantai Desa Tanjung Limau, Muara Budak Kukar terpasang 100 kayu ulin yang berfungsi sebagai pelindung dari gelombang laut. Tujuannya agar mangrove yang ditanam bisa tetap aman dan tak terkena gelombang.

“Kayu ulin itu tidak menghalangi gelombang, tapi memecah gelombang. Jadi kekuatan tekanan gelombang itu berkurang,” sambung Achmad Nuriyawan.

Baca juga:  Sempat Sepi Peminat, Kini Terus Tumbuhkan Kesadaran Tanam Mangrove di Tambak

Idealnya, mangrove bisa tumbuh besar sekitar dua tahun. Jika selama dua tahun itu pertumbuhannya baik-baik saja, maka kemungkinan besar mangrove bisa bertahan lebih lama. Terkhusus untuk spesies rhizophora mucronata.

“Pasti ada kematian (mangrove yang ditanam). Itu wajar, karena banyak faktor. Kalau lagi musim kemarau dan kadar garam tinggi, maka merangsang pertumbuhan tiram itu lebih cepat. Kadang menempel dan menggerogoti mangrove,” tutupnya.

[YMD | RWT]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co News Update”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker