DPRD BONTANG

Tarif Air Melonjak, Sahib Sebut Nilainya Tak Sesuai Kesepakatan

Kaltim Today
19 Juni 2026 23:16
Tarif Air Melonjak, Sahib Sebut Nilainya Tak Sesuai Kesepakatan
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Muhammad Sahib. (Laz/Kaltim Today).

BONTANG, Kaltimtoday.co - Penyesuaian tarif air bersih yang diberlakukan Perumda Air Minum Tirta Taman Bontang memunculkan pertanyaan dari DPRD Bontang. 

Pasalnya, lonjakan tagihan yang dikeluhkan pelanggan dinilai tidak mencerminkan hasil kesepakatan yang sebelumnya dibahas bersama legislatif.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Muhammad Sahib, mengatakan penyesuaian yang disepakati hanya sebesar Rp500 per meter kubik. 

Namun, setelah tarif baru diterapkan, banyak warga melaporkan tagihan mereka meningkat hingga 30 sampai 50 persen.

"Kami menyepakati kenaikan Rp500 per meter kubik. Tetapi setelah diberlakukan, masyarakat justru mengeluhkan lonjakan tagihan yang cukup tinggi," ujarnya, Jumat (19/6/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut perlu dijelaskan secara rinci agar masyarakat memahami penyebab kenaikan yang terjadi. 

Sebab, nominal yang diterima pelanggan dinilai jauh lebih besar dibandingkan besaran penyesuaian yang pernah dibahas.

Sahib juga menilai perlu ada penjelasan mengenai komponen penghitungan tarif yang diterapkan sehingga tidak ada perbedaan antara kebijakan yang disepakati dengan pelaksanaannya di lapangan.

"DPRD ingin memastikan kebijakan ini dijalankan sesuai kesepakatan dan masyarakat mendapatkan penjelasan yang jelas," tegasnya.

[ADV DPRD BONTANG]



Berita Lainnya