DPRD BONTANG
Tarif Air Melonjak, Sahib Sebut Nilainya Tak Sesuai Kesepakatan
BONTANG, Kaltimtoday.co - Penyesuaian tarif air bersih yang diberlakukan Perumda Air Minum Tirta Taman Bontang memunculkan pertanyaan dari DPRD Bontang.
Pasalnya, lonjakan tagihan yang dikeluhkan pelanggan dinilai tidak mencerminkan hasil kesepakatan yang sebelumnya dibahas bersama legislatif.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Muhammad Sahib, mengatakan penyesuaian yang disepakati hanya sebesar Rp500 per meter kubik.
Namun, setelah tarif baru diterapkan, banyak warga melaporkan tagihan mereka meningkat hingga 30 sampai 50 persen.
"Kami menyepakati kenaikan Rp500 per meter kubik. Tetapi setelah diberlakukan, masyarakat justru mengeluhkan lonjakan tagihan yang cukup tinggi," ujarnya, Jumat (19/6/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut perlu dijelaskan secara rinci agar masyarakat memahami penyebab kenaikan yang terjadi.
Sebab, nominal yang diterima pelanggan dinilai jauh lebih besar dibandingkan besaran penyesuaian yang pernah dibahas.
Sahib juga menilai perlu ada penjelasan mengenai komponen penghitungan tarif yang diterapkan sehingga tidak ada perbedaan antara kebijakan yang disepakati dengan pelaksanaannya di lapangan.
"DPRD ingin memastikan kebijakan ini dijalankan sesuai kesepakatan dan masyarakat mendapatkan penjelasan yang jelas," tegasnya.
[ADV DPRD BONTANG]
Related Posts
- Apresiasi Rencana Pendirian Pabrik Soda Ash Pertama di Indonesia, Winardi Ingatkan Komitmen Pemberdayaan Tenaga Kerja dan Pengusaha Lokal
- Lebih Hemat dan Aman, Heri Keswanto Usul Pintu Masuk Bontang Dipusatkan di Bukit Kusnodo
- Reses di Lok Tuan, Sitti Yara Dicurhati Soal Sulitnya Akses Magang hingga Distribusi Jargas Tak Merata
- Perbaikan Jalan RE Martadinata Bukan Prioritas, Faisal Mengamuk ke PUPRK Bontang
- Antisipasi Krisis Lingkungan, Sitti Yara Usul Pemkot Bontang Bangun Laboratorium Lingkungan yang Modern dan Tersertifikasi









