Ekonomi dan Bisnis
Tepis Sentimen Negatif, Menkeu Purbaya Sebut JPMorgan hingga S&P Nilai Ekonomi RI Solid
Kaltimtoday.co - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini masih berada dalam jalur yang positif. Penilaian tersebut mengacu pada laporan sejumlah lembaga pemeringkat dan institusi keuangan global seperti JPMorgan, Asian Development Bank (ADB), dan S&P Global.
Purbaya menyampaikan, penilaian positif dari institusi internasional tersebut bersifat independen dan didasarkan pada data faktual. Menurutnya, kondisi riil ekonomi nasional jauh lebih baik dibandingkan sentimen negatif atau kegaduhan (noise) yang belakangan berkembang di masyarakat.
“Banyak noise yang menimbulkan sentimen negatif di mana-mana. Padahal lembaga dunia yang paling canggih sudah bilang bagus. JPMorgan, ADB, S&P juga enggak komplain banyak,” ujar Purbaya kepada wartawan di Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026).
Pemerintah telah melakukan pertemuan intensif dengan para investor global untuk menjelaskan arah kebijakan ekonomi nasional secara komprehensif. Upaya tersebut diklaim berhasil memberikan keyakinan baru bagi investor asing mengenai prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.
Meski demikian, Menkeu mengakui masih ada beberapa catatan yang menjadi "pekerjaan rumah" bagi pemerintah. Salah satu perhatian utama lembaga dunia adalah terkait rasio pembayaran bunga (interest payment) terhadap pendapatan negara.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Kementerian Keuangan fokus memperkuat sektor perpajakan guna menjaga kesehatan postur fiskal. Peningkatan penerimaan pajak dinilai menjadi solusi kunci untuk menyeimbangkan beban pembayaran bunga utang.
“Makanya kita perbaiki pajaknya. Karena pembaginya adalah income dari pajak. Saya akan perkuat perpajakannya,” tegas Purbaya.
Penguatan struktur penerimaan negara ini diharapkan dapat membuat APBN lebih fleksibel dan tangguh dalam merespons dinamika ekonomi global. Pemerintah berkomitmen terus menjaga transparansi data agar kepercayaan lembaga dunia tetap terjaga.
[TOS]
Related Posts
- Faktor yang Membedakan Wealth Partner Strategis dari Penyedia Layanan Finansial Konvensional
- Kaltim Masuk 10 Besar Angka Depresi Nasional, Psikolog Ungkap Tekanan Ekonomi dan Pekerjaan Jadi Stressor Utama
- Purbaya Resmi Serahkan Jabatan Menkeu ke Suahasil, Pilih Sampaikan Pidato Singkat
- Profil Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pilihan Prabowo Berharta Rp 138 Miliar
- Usai Dilantik Prabowo, Menkeu Suahasil Pastikan Defisit APBN Tetap di Bawah 3 Persen







