Ekonomi dan Bisnis
PSGO Sebar Dividen Rp 113,1 Miliar Usai Laba Bersih Tumbuh 26,3 Persen
JAKARTA, Kaltimtoday.co - Emiten perkebunan kelapa sawit PT Palma Serasih Tbk (PSGO) memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp 113,1 miliar kepada para pemegang sahamnya. Langkah ini diambil usai perseroan membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 26,3% secara tahunan (year on year/YoY) sepanjang tahun buku 2025.
Keputusan tersebut disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilanjutkan dengan Public Expose perseroan di Gedung Graha Arda, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2026) lalu.
Nilai dividen yang dibagikan tersebut setara dengan Rp 6 per lembar saham yang bersumber dari perolehan laba bersih tahun buku 2025.
Sepanjang tahun buku 2025, PSGO mencatatkan volume produksi Tandan Buah Segar (TBS) Inti dan Plasma sebesar 480,8 ribu ton. Sementara untuk produksi Crude Palm Oil (CPO) mencapai 140,2 ribu ton dan Palm Kernel (PK) mencapai 21,6 ribu ton.
Untuk produktivitas TBS (yield) Inti perseroan tercatat sebesar 18 ton per hektar. Angka produktivitas ini dinilai masih berpotensi terus bertumbuh seiring dengan bertambahnya umur tanaman rata-rata menuju usia keemasan atau prima.
Dari segi kinerja keuangan, perseroan sukses mendongkrak raihan laba bersih dari Rp 350,6 miliar pada tahun sebelumnya menjadi Rp 442,8 miliar di sepanjang tahun 2025.
Pertumbuhan tersebut otomatis ikut menaikkan marjin laba bersih perseroan dari 16,5% menjadi 17,4%. Sinyal positif ini didukung oleh tren kenaikan harga pasar CPO dan PK, strategi penjualan yang tepat, serta keberhasilan menekan biaya keuangan di tahun 2025.
Director & Corporate Secretary PT Palma Serasih Tbk, Astrida Niovita Bachtiar menyatakan, pembagian dividen ini menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam menjaga keseimbangan performa bisnis.
"Pembagian dividen mencerminkan konsistensi perseroan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan usaha, disiplin operasional, dan penciptaan nilai jangka panjang," ujar Astrida dalam keterangannya, Selasa (26/5/2026).
Dalam pemaparannya, perseroan menggarisbawahi sejumlah fokus strategis ke depan. Mulai dari penguatan produktivitas kebun dan pabrik, peningkatan efisiensi operasional, penguatan tata kelola, hingga optimalisasi bisnis jangka panjang.
PSGO juga memastikan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) lewat kebijakan No Deforestation, No Peat, No Exploitation (NDPE), serta pengelolaan area konservasi bernilai tinggi di wilayah operasionalnya di Kalimantan Timur.
Langkah ini diharapkan membawa dampak berganda (multiplier effect) bagi penyerapan tenaga kerja lokal, pengembangan usaha daerah, serta perluasan akses infrastruktur dasar di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Palma Serasih berkomitmen menjalankan bisnis kelapa sawit secara bertanggung jawab, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham serta masyarakat,” pungkas Astrida.
[TOS]
Related Posts
- DPD PDIP Kaltim Jaring Desainer Terbaik Lewat Penjurian Fatmawati Trophy 2026
- Strategi Gubernur Rudy Mas'ud Hindari Wawancara Media Dinilai Bakal Cederai Prinsip Akuntabilitas Publik
- Irit Bicara dan Hindari Wawancara ke Media, TAGUPP: Rakyat Butuh Informasi Langsung dari Gubernur Rudy Mas'ud
- Gempa M 6,7 Guncang Sulawesi Tengah, BMKG: Dipicu Aktivitas Sesar Palolo dan Tak Berpotensi Tsunami
- Diskominfo Kaltim Siapkan Langkah ke Dewan Pers, Soroti Media yang Langgar Kode Etik Demi Viralitas









