HeadlineKaltim

Vaksin Covid-19 Segera Tersedia, Pemprov Kaltim Mulai Data Penerima

Diprioritaskan untuk Tenaga Kesehatan, ASN, TNI, Polri, dan Penerima PBI Usia 18-59 Tahun

Kaltimtoday.co, Samarinda – Masyarakat Kaltim diharapkan tidak lagi merasa was-was atau khawatir terhadap virus corona (Covid-19). Pasalnya, akhir Desember tahun ini dipastikan vaksin Covid-19 sudah tersedia.

Hal itu ditegaskan, Kabid P2P Dinkes Kaltim Setyo Budi Basuki. Dia menjelaskan vaksin Covid-19 direncanakan siap diterima Pemprov Kaltim akhir tahun ini.

Baca juga:  Peringati HKN ke-56, Dinkes Kutim Harap Segera Ada Vaksin Covid-19

“Sesuai surat dari Kementerian Kesehatan, Kaltim akan menerima 2,2 juta vaksin Covid-19. Saat ini, kami melakukan sosialisasi dan identifikasi data masyarakat yang akan diberikan vaksin,” kata Setyo Budi Basuki usai pembinaan seminar kesehatan di Ruang Tepian II Kantor Gubernur Kaltim, Senin (16/11/2020).

Sasaran vaksin Covid-19 telah ditetapkan, yaitu mereka yang melayani program kesehatan, baik pemerintah, TNI dan Polri, penerima bantuan iuran (PBI) berusia dari 18-59 tahun.

Dikatakan dia, data yang diperlukan yakni nama dan alamat. Karena itu, sosialisasi sudah dilakukan ke kabupaten dan kota untuk menyiapkan penerima vaksi Covid-19.

“Saat ini, Dinkes Kaltim memerlukan data dari kabupaten dan kota. Kalau data cepat diterima, maka akan lebih mudah merealisasikan vaksin Covid-19 sesuai target,” jelasnya.

Baca juga:  Ajak Milenial Bergabung, Anis Matta: Gelora Bukan Sekadar Partai Politik, tapi Pelopor Baru Kebangkitan Indonesia

Dengan adanya vaksin ini, masyarakat yang terdaftar oleh pemerintah setempat bisa menerima dan tidak takut ketika diberikan vaksin Covid-19.

“Kami berharap vaksin ini mencegah penularan virus di lingkungan masyarakat dan keluarga,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia telah mengantongi izin penggunaan darurat untuk memulai vaksinasi massal pada akhir tahun 2020. Dalam wawancara dengan Reuters, Jokowi mengatakan sudah ada rencana lanjutan untuk mendistribusikan vaksin ke seluruh negeri.

Jika persetujuan diberikan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), artinya negara terpadat keempat di dunia yang memiliki populasi dengan 270 juta orang, akan menjadi yang salah satu negara di dunia yang meluncurkan vaksin virus corona.

Baca juga:  Wagub Kaltim Hadi Mulyadi Apresiasi Guru Tetap Semangat Mengajar Selama Pandemi Covid-19

“Kami harapkan proses vaksinasi bisa dimulai akhir tahun ini menyusul serangkaian tes yang dilakukan BPOM,” kata Jokowi, seperti dikutip Jumat (13/11/2020) seperti dilansir dari CNBC Indonesia.

“Kami akan menekan kasus-kasus itu agar mereka tetap flat dan kemudian kami akan menekannya dengan vaksin,” sambungnya.

[TOS]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close