Gaya Hidup

Waspada 'Silent Killer', Kenali 7 Tanda Tekanan Darah Tinggi yang Sering Diabaikan

Network — Kaltim Today 26 Februari 2026 07:48
Waspada 'Silent Killer', Kenali 7 Tanda Tekanan Darah Tinggi yang Sering Diabaikan
Ilustrasi. (Pixabay)

Kaltimtoday.co - Tekanan darah tinggi atau hipertensi sering kali dijuluki sebagai silent killer atau pembunuh senyap. Sebutan ini muncul karena sebagian besar penderita tidak merasakan gejala mencolok hingga terjadi komplikasi serius pada organ vital.

Tanpa disadari, tekanan darah yang tidak terkontrol dapat merusak jantung, mata, otak, hingga ginjal secara perlahan. Mengidentifikasi tanda-tanda peringatan sejak dini menjadi langkah krusial untuk mencegah kerusakan permanen pada tubuh.

Para ahli medis sangat merekomendasikan pemeriksaan rutin bagi individu berusia di atas 30 tahun. Kelompok lain yang wajib waspada adalah penyandang diabetes, penderita obesitas, serta mereka yang memiliki riwayat keluarga hipertensi.

Mengutip dari Times of India, salah satu indikasi yang perlu diwaspadai adalah sakit kepala tegang saat bangun tidur. Tekanan darah secara alami meningkat di pagi hari, namun pada penderita hipertensi, lonjakan ini menekan pembuluh darah mikro di otak.

Pasien biasanya merasakan sensasi berat di bagian belakang kepala hingga tengkuk. Rasa kencang seperti terikat di sekitar kepala ini sering muncul saat seseorang baru saja terbangun dari tidurnya.

Gejala lainnya adalah kelelahan terus-menerus meskipun tidak melakukan aktivitas fisik berat. Kondisi ini terjadi karena jantung harus bekerja ekstra keras memompa darah, sehingga memicu penebalan otot jantung dan penurunan stamina.

Hipertensi yang berkepanjangan juga mengakibatkan sesak napas saat beraktivitas ringan, seperti menaiki tangga atau berbicara sambil berjalan. Hal ini disebabkan oleh otot jantung yang kehilangan elastisitasnya sehingga kemampuan memompa darah berkurang.

Masalah penglihatan seperti pandangan kabur dan kelelahan mata juga menjadi indikator penting. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan pembuluh darah kecil di mata menyempit atau bocor, yang dikenal sebagai retinopati hipertensi.

Penderita sering kali merasakan detak jantung dengan sangat jelas atau berdebar-debar bahkan saat sedang berbaring diam. Sensasi ini muncul akibat berkurangnya elastisitas dinding pembuluh darah yang menciptakan gelombang denyut nadi lebih kuat.

Dalam beberapa kasus, mimisan berulang saat sedang beristirahat dan wajah yang memerah secara tidak wajar perlu diwaspadai. Tekanan yang terlalu tinggi dapat menyebabkan pecahnya kapiler kecil di dalam hidung atau pelebaran pembuluh darah di area wajah.

Selain itu, terjadi penurunan kemampuan fisik secara bertahap karena otot tubuh tidak menerima nutrisi cukup saat bergerak. Dinding pembuluh darah yang menebal membuat asupan oksigen ke otot terhambat saat tubuh membutuhkannya.

[RWT]



Berita Lainnya