Kukar

10 Tokoh di Kukar Divaksin Covid-19, Kadinkes Dapat Giliran Pertama

Kaltimtoday.co, Tenggarong – 10 Tokoh Kutai Kartanegara (Kukar) yang terdiri dari Kepala Dinas Kesehatan, Martina Yulianti, Wakil Ketua DPRD Alif Turiadi, Kapolres AKBP Irwan Masulin Ginting, Dandin 0906/Tenggarong, Letkol Inf Charles Alling, Kejaksaan Negeri Darmo Wijoyo, Plt. Asisten II Wiyono, perwakilan MUI Irianto, selanjutnya David Oktavianus Subagio Hardjawinata perwakilan Pendeta , Perhimpunan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Ramsyah dan Influence yakni Akbar Haka mendapat giliran untuk divaksin tahap pertama.

Kesepuluh tokoh tersebut mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah Aji Muhammad Parikesit (RSUD AMP) untuk menjadi kick-off vaksinasi Covid-19 pertama di Kukar pada Kamis (14/1/2021). Hal tersebut dilakukan agar masyarakat mengetahui bahwa vaksin yang digunakan Indonesia aman digunakan.

Baca juga:  Kabar Duka, Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia

Tepat pukul 09.00 pagi, Kepala Dinas Kesehatan Kukar yang juga menjabat sebagai Plt Dirut RSUD AM Parikesit, Martina Yulianti mendapat giliran pertama divaksin. Seusai vaksinasi sekitar 30 menit, Yuli -sapaan akrabnya- menuturkan, sejauh ini tidak merasakan pusing, gatal-gatal atau rasa tidak nyaman.

10 tokoh di Kukar jalani tahap vaksinasi.

“Saya tidak merasakan apa-apa sampai saat ini,” kata Yuli kepada Kaltimtoday.co.

Dia juga bersyukur sebab vaksin Covid sama halnya dengan vaksin-vaksin lainnya yaitu aman dan halal. Sebab Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan, vaksin aman digunakan dan MUI telah menerbitkan sertifikasi kehalalannya. Apalagi sudah dicontohkan langsung dengan Presiden RI sebagai orang pertama divaksin.

“Saya sudah menjalaninya sendiri, tidak ada dampak apa-apa dari vaksin Covid-19,” ujarnya.

Baca juga:  7 Fakta Vaksin Covid-19 Sinovac yang Dipakai di Indonesia

Dia menambahkan, setelah masa observasi selesai dapat langsung beraktivitas seperti bisanya. Pihaknya tetap melakukan pengawasan, apabila nanti di rumah merasakan bengkak atau nyeri dapat segera melaporkan keluhan tersebut kepada Nakes yang tertera di kartu vaksinasi.

“14 hari lagi akan divaksin kembali di tahap kedua,” ungkapnya.

Yuli mengingatkan walaupun sudah divaksin tetap harus menerapkan 3 M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

[SUP | RWT]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close