Nasional

Aksi Nyata Peduli Lingkungan, Sherina Munaf Ikut Berjibaku Padamkan Karhutla di Kalteng

Network — Kaltim Today 02 September 2026 19:22
Aksi Nyata Peduli Lingkungan, Sherina Munaf Ikut Berjibaku Padamkan Karhutla di Kalteng
Sherina Munaf. (Instagram.com/@sherinamunaf)

Kaltimtoday.co - Penyanyi sekaligus aktivis lingkungan, Sherina Munaf, terbang langsung ke Kalimantan Tengah untuk meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kehadiran bintang film Petualangan Sherina ini tidak hanya untuk melihat kondisi lapangan, tetapi juga ikut terjun langsung membantu proses pemadaman serta menyalurkan bantuan logistik bagi para personel di garda terdepan.

Dampak pekatnya kabut asap dirasakan Sherina bahkan sebelum menjejakkan kaki di darat. Melalui video yang diunggah di akun media sosial pribadinya, ia memperlihatkan kabut asap karhutla yang menyusup ke dalam kabin pesawat hingga memaksanya dan para penumpang segera memakai masker pelindung.

Setibanya di Kalimantan Tengah, Sherina mengawali agendanya dengan mendatangi Dinas Kehutanan bersama tim Borneo Orangutan Survival (BOS) Foundation. Kunjungan tersebut difokuskan untuk mendistribusikan bantuan logistik sekaligus memberikan dorongan moral bagi para petugas pemadam yang telah berhari-hari berjibaku di lapangan.

"Hari pertama dimulai di Dinas Kehutanan bareng teman-teman @bosfoundation untuk bawa bantuan logistik, dan juga bawa semangat, karena yang di sana sudah berhari-hari kerja sekuat tenaga," tulis akun @pawerfulvoices yang berkolaborasi dengan akun Instagram Sherina, Rabu (2/9/2026).

Sherina kemudian melanjutkan pertemuan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah guna berdiskusi menentukan titik-titik penanganan api berikutnya. Penanganan di lapangan dinilai penuh tantangan mengingat karakteristik bara gambut yang kerap memicu kemunculan titik api baru pascapemadaman.

Aksi lapangan dilanjutkan di kawasan konservasi Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Tangkiling. Di lokasi ini, Sherina ikut memadamkan sisa bara api selama sekitar satu jam di bawah kepungan asap tebal dan keterbatasan jarak pandang.

“Cukup menguras energi, asap kencang sekali, visibilitas rendah. Luar biasa para pejuang lapangan yang berjam-jam sampai menginap demi mencegah api menjalar,” ujar Sherina.

Menurut laporan tim BKSDA Kalimantan Tengah, operasi pemadaman di lokasi tersebut sudah berjalan intensif selama delapan hari. Kendati kobaran api sempat mereda selama dua hari, bara api kembali terpantau menyala pada Selasa (1/9/2026). Aksi nyata ini menjadi wujud kepedulian Sherina dalam mendukung konservasi lingkungan serta perjuangan para petugas pencegah meluasnya karhutla. 

[RWT] 



Berita Lainnya