PPU

Anggaran Terbatas, Pembangunan Bendungan Lawe-Lawe Penopang Suplai Air Baku IKN Terancam Mangkrak

Kaltimtoday.co, Penajam – Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Nicko Herlambang mengatakan, alokasi anggaran untuk pembangunan lanjutan dari Bendungan Lawe-Lawe sekitar Rp 120 Miliar. 

Nicko mengungkapkan, proyek tersebut sudah separuh jalan. Untuk mendapat bantuan anggaran pembangunan lanjutan dari Pemerintah Pusat pun dirasa sulit.

Baca juga:  110 Pejabat di PPU Ikuti Asesmen sebagai Syarat Duduki JPT

“Lanjutan pembangunan Bendungan Lawe-lawe harus didiskusikan dengan kepala daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD,” ujarnya seperti dilansir dari Suara.com -jaringan Kaltimtoday.co. 

Pembangunan lanjutan bendungan yang berada di Lawe-Lawe tersebut, lanjut Nicko, akan didiskusikan terlebih dahulu dengan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati PPU, Hamdam Pongrewa dan DPRD PPU.

Beberapa tahun terakhir, Pemkab PPU belum memutuskan untuk melanjutkan pembangunan Bendungan Lawe-Lawe karena anggarannya yang terbatas.

Pembangunan Bendungan Lawe-Lawe tersebut perlu dilanjutkan untuk menyongsong pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia dari Jakarta ke sebagian wilayah PPU dan sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

“Menyangkut pemindahan ibu kota negara, pemerintah pusat terlebih dahulu membangun bendungan. Seharusnya pemerintah kabupaten juga harus selesaikan Bendungan Lawe-Lawe,” ucapnya.

Untuk menuntaskan pembangunan Bendungan Lawe-Lawe tersebut, dia mengungkapkan masih dibutuhkan dana sekitar Rp 120 miliar.

Baca juga:  Alokasi Anggaran Penanganan Covid-19 Capai Rp 7 Miliar, Kadinkes PPU Harap Ada Dana Intensif dari Pemerintah Pusat

Sebagai infromasi, Pemkab PPU mengalokasikan anggaran lebih kurang Rp 179 miliar untuk pembangunan Bendungan Lawe-Lawe dengan skema anggaran tahun jamak atau multiyears.

Sebelumnya, proyek pembangunan Bendungan Lawe-Lawe yang dimulai pada 2014 resmi dihentikan pada November 2017. Saat itu, kondisi pengerjaan sudah mencapai sekitar 85 persen. 

Bendungan Lawe-Lawe ini dibangun untuk mendukung peningkatan pasokan air baku dan produksi air bersih. Namun, pembangunannya terhenti karena kondisi anggaran Pemkab PPU menurun, sehingga tidak ada dana untuk melanjutkan pengerjaan.

[RWT | SR]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker