Kutim

Angka Kemiskinan di Kutim Bertambah, Ardiansyah Sebut Banyak Penduduk Pendatang

Kaltimtoday.co, Sangatta – Angka kemiskinan di Kutai Timur (Kutim) semakin meningkat per 2020 di angka 0,07 persen atau mencapai 369. 080 orang.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman menyebutkan semakin maraknya kemiskinan ini disebabkan banyak penduduk pendatang di Kutim.

Baca juga:  Lima Puskesmas di Kutim Dapat Bantuan Ambulans

“Kutim ini kabupaten gula, jadi banyak orang luar yang datang ke sini menambah angka kemiskinan”, ungkap Ardiansyah, Rabu (24/11/2021).

Orang nomor satu Kutim itu mengatakan bahwa banyak faktor yang menyebabkan meningkatkan angka kemiskinan di daerahnya. 

“Banyak faktor sebenarnya terkait dengan kemiskinan ini. Karena kalau kami hanya menyebut satu faktor, mungkin agak susah tapi kami perlu melihat bahwa Kutai Timur ini adalah daerah tujuan investasi,” ujarnya. 

Baca juga:  Disnakertrans Ditarget Ciptakan 10 Ribu Tenaga Kerja per Tahun

Menurutnya, sudah barang tentu Kutim mengundang banyak orang datang sebab daerah ini dikenal luas dengan perusahaan batubaranya. 

Banyak orang yang datang itu baik dengan tujuan investasi ataupun memang bertujuan untuk mengadu nasib mencari lapangan kerja. 

“Nah, ini salah satu faktor yang bisa kita katakan sangat dominan, sehingga di Kutim ini kalau kita lihat memang penduduk pendatang itu yang paling banyak mendominasi,” ucapnya. 

Baca juga:  Gerak Cepat, Bupati Kutim Minta Dinas PU Perbaiki Longsor di KM 26

Pendatang yang datang mengadukan nasib tentu tidak langsung bisa memiliki rumah ataupun kendaraan sehingga bisa menambah angka kemiskinan di Kutim. 

Di sisi lain secara kependudukan, pendatang ini juga masih belum langsung tercatat sebagai penduduk Kutai Timur, tetapi mereka tetap akan mempengaruhi kondisi masyarakat di lapangan. 

Kendati demikian, Politisi PKS ini tidak bisa mengatakan bahwa hal ini salah tetapi inilah konsekuensi logis bagi daerah yang terbuka bagi pendatang seperti Kutim.

Baca juga:  Politikus PDI Perjuangan Minta Program Reboisasi di Kutim Terus Berjalan

“Yang tidak kalah penting pemerintah memang pada saat ini tengah melakukan program yang khusus menanggulangi kemiskinan daerah,” ucapnya. 

Ardiansyah Sulaiman selaku kepala daerah merasa berkewajiban untuk menuntaskan dan menanggulangi kemiskinan di daerahnya. 

Pemkab juga sudah menyiapkan program peningkatan kesejahteraan melalui sejumlah OPD. 

“Kalau itu terkait dengan penanggulangan kemiskinan, maka itu harus terkoneksi dengan apa yang sudah disiapkan oleh tim penanggulangan kemiskinan daerah,” paparnya.

Baca juga:  Joni Ditunjuk Jadi Ketua DPRD Kutim Gantikan Encek, Proses PAW Tunggu Inkrah

Selain itu, faktor geografis juga menjadi salah satu yang mempengaruhi angka kemiskinan di Kutim.

Luasnya wilayah Kutai Timur membuat permasalahan infrastruktur menjadi persoalan prioritas yang harus segera dituntaskan oleh pemerintah. 

“Kutim daerah yang sangat luas, dengan keluasan ini otomatis infrastruktur yang kita siapkan juga masih belum mampu untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat sehingga ini juga masih menjadi faktor yang berikutnya,” tandasnya. 

[EL | NON | ADV DISKOMINFO KUTIM]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close