DISDIKBUD BONTANG

Belasan Calon Siswa Inklusi Jalani Asesmen di PLA, Disdikbud Bontang Minta Biaya Tak Dibebankan ke Orangtua

Bila — Kaltim Today 20 Mei 2026 11:12
Belasan Calon Siswa Inklusi Jalani Asesmen di PLA, Disdikbud Bontang Minta Biaya Tak Dibebankan ke Orangtua
Kiri ke kanan: Sekretaris Disdikud Bontang, Saparuddin; Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha; dan Bunda PAUD Bontang, Aji Erlynawati, kala menghadiri kegiatan di Gedung Autis Center. (Fitri Wahyuningsih/Kaltim Today).

BONTANG, Kaltimtoday.co - Sebanyak 11 calon peserta didik berkebutuhan khusus mengikuti layanan pendidikan inklusi melalui Pusat Layanan Autis Kota Bontang. Para pendaftar berasal dari Kecamatan Bontang Utara dan Bontang Selatan.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Saparuddin, mengatakan PLA hanya menangani tahapan asesmen awal sebelum hasilnya diteruskan ke sekolah tujuan masing-masing siswa.

“Yang mendaftar inklusi ada 11 orang, berasal dari Kecamatan Bontang Utara dan Selatan,” ujarnya saat ditemui di PLA, Selasa (19/5/2026).

Ia menjelaskan, proses pendaftaran tetap dilakukan di sekolah tujuan. Sementara PLA bertugas melakukan asesmen psikologis untuk mengetahui kebutuhan khusus calon peserta didik.

“Kalau kami di sini hanya menerima asesmennya. Setelah itu kami serahkan ke sekolah untuk proses asesmen lanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, meminta sekolah tidak membebankan biaya asesmen kepada orang tua siswa. Menurutnya, kebutuhan layanan pendidikan inklusi bisa difasilitasi melalui dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda).

“Kami sudah wanti-wanti sekolah, tolong jangan dibebankan besar. Kasihan orang tua,” katanya.

Abdu Safa menyebut biaya asesmen psikologis dapat mencapai sekitar Rp400 ribu. Karena itu, sekolah diminta mengatur pemanfaatan dana Bosda agar layanan bagi siswa inklusi tetap terpenuhi tanpa memberatkan wali murid.

“Kalau ada yang tanya soal biaya, itu tidak boleh membebani orang tua. Sekolah bisa mengatur pemanfaatan dana Bosda untuk memfasilitasi anak inklusi,” tegasnya.

Nantinya, para siswa berkebutuhan khusus tersebut akan disalurkan ke sejumlah sekolah di wilayah Bontang Utara dan Bontang Selatan sesuai hasil asesmen serta kesiapan sekolah penerima.

[ADV DISDIKBUD BONTANG]



Berita Lainnya