Samarinda

Bersiap Hadapi Pileg 2024, DPD PKS Samarinda Susun Rencana untuk Pencalegan Dini

Kaltimtoday.co, Samarinda – Musyawarah Daerah (Musda) ke-V Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Samarinda akhirnya terlaksana pada Senin (28/12/2020) di Hotel Grand Victoria, Jalan Letjend Suprapto. Kegiatan tersebut berlangsung pada pukul 14.00 Wita.

Melalui Musda tersebut, Dimyati Musthofa kembali terpilih sebagai ketua DPD PKS periode 2020-2025. Ditemani oleh Ismail Latisi sebagai sekretaris. Di periode sebelumnya, Dimyati dan Ismail juga memimpin DPD PKS Samarinda. Kemudian untuk bendahara ada nama Deny Krestiono dan di kaderisasi ada Suhartanto.

Baca juga:  Sepakat Tak Ada Perayaan Malam Tahun Baru, PHRI Samarinda Tetap Harapkan Okupansi Meningkat pada 2021

Pada kesempatan konferensi pers, Dimyati menjelaskan bahwa saat ini ada 5 anggota dewan yang ada di DPRD Samarinda. Namun pihaknya menargetkan untuk menaikkan suara menjadi 100 persen. Sehingga ada 10 kader yang nanti akan meraih kursi. Pada masa kepengurusannya yang baru di periode kali ini, Dimyati dan rekan-rekannya sudah mempersiapkan beragam hal untuk pemilihan legislatif (pileg) pada 2024 nanti.


“Kami akan menjaga agar nama baik PKS di Samarinda bisa terjaga dari kasus-kasus tercela. Contohnya seperti korupsi. Kami akan menjaga betul aleg-aleg kami sebagai upaya untuk mendongkrak kepercayaan kita di 2024,” tegas Dimyati.

Tak hanya itu, pihaknya pun telah mengevaluasi perolehan suara tiap calon legislatif yang mengikuti pileg sebelumnya. Menurutnya, evaluasi tersebut sangat krusial untuk PKS. PKS pun kini tengah merekrut tokoh-tokoh masyarakat di daerah pemilihan (dapil) yang selama ini belum tertampung di PKS. Kepada awak media, Dimyati menyebutkan bahwa proses ini tengah berjalan. PKS pun akan mengajak mereka demi membesarkan nama PKS dan membangun Samarinda bersama.

Baca juga:  Daftar Lokasi dan Harga Rapid Test Antigen di Samarinda

Ismail Latisi juga turut menambahkan bahwa pihaknya tak muluk-muluk saat menentukan target 100 persen suara. Menurutnya, tugas pertama seorang caleg sudah sepatutnya menjaga para konstituen sembari menambah suara. Kemudian, membangun komunikasi dengan para tokoh. Terlebih lagi bagi mereka yang belum memasuki partai politik. Dalam hal ini, DPD PKS Samarinda bakal menyeleksi tokoh mana yang kiranya pantas untuk melenggang ke DPRD Samarinda.

“Jangan sampai pada 2023 nanti kita baru tentukan caleg. Kita akan melakukan pencalegan dini agar kader PKS bisa menyosialisasikan ini ke masyarakat dan membangun komunikasi dan jaringan ke masyarakat setempat. Supaya bisa mengkapitalisasi suara PKS saat ini dari 5 kursi yang ada jadi 10 kursi,” tutup Ismail.

[YMD | RWT]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close