Daerah
Cuma 45 Menit! Wings Air Siap Buka Penerbangan Perdana Rute Samarinda–Melak 3 Kali Seminggu
Kaltimtoday.co, Kubar - Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Pemkab Kubar) bersama manajemen maskapai PT Wings Air tengah mematangkan persiapan akhir menjelang peluncuran penerbangan perdana rute Samarinda–Melak (PP).
Langkah yang digodok melalui rapat bersama di Kantor Dinas Perhubungan Kubar ini diambil guna menjawab tingginya jeritan kebutuhan masyarakat akan alternatif transportasi yang jauh lebih cepat, efisien, dan ramah di kantong.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kutai Barat, Rita Nursandy, mengungkapkan bahwa pembukaan rute udara baru ini merupakan buah manis dari proses komunikasi dan negosiasi yang cukup panjang dengan pihak maskapai. Menariknya, berbeda dengan kerja sama udara pada tahun-tahun sebelumnya, kali ini Pemkab Kubar berhasil melobi maskapai tanpa perlu boncos mengeluarkan anggaran daerah.
Pemerintah daerah tidak diwajibkan lagi menyediakan dana jaminan deposit maupun skema borong kursi (block seat) untuk menjamin kuota keterisian penumpang harian.
“Alhamdulillah, pihak Wings Air menyetujui penerbangan ini tanpa meminta deposit. Namun, mereka berharap pemerintah turut membantu melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar antusias menggunakan rute tersebut,” ujar Rita Nursandy seusai rapat koordinasi di Sendawar, baru-baru ini.
Pangkas Jalur Darat yang Melelahkan Menjadi 45 Menit
Rita menambahkan, kehadiran rute udara dari Bandara APT Pranoto Samarinda menuju Bandara Melalan Melak ini akan memberikan dampak efisiensi yang luar biasa bagi mobilitas warga. Jika selama ini masyarakat harus bertaruh waktu dan fisik selama berjam-jam melewati jalur darat yang bergelombang, kini perjalanan bisa dipangkas drastis menjadi hanya 35 hingga 45 menit saja.
“Ini sangat membantu masyarakat yang memiliki urusan pemerintahan, perizinan, bisnis, maupun aktivitas lainnya yang membutuhkan mobilitas cepat,” terangnya.
Potensi tingginya keterisian kursi di jalur ini juga diakui oleh Station Manager Wings Air GHS, Andi Muh. Dhevara. Pihak maskapai melihat Kutai Barat sebagai kawasan ekonomi sekunder yang sangat seksi, terutama karena memiliki magnet perputaran bisnis yang kuat di sektor pertambangan batu bara dan perkebunan kelapa sawit.
Para pelaku usaha dan pekerja di sektor komoditas tersebut dinilai sangat membutuhkan akses transportasi yang andal demi memangkas birokrasi dan waktu operasional.
Uji Coba 3 Kali Seminggu Menggunakan Pesawat ATR
Sebagai fase perkenalan dan uji coba awal, Wings Air dijadwalkan akan mengudara sebanyak tiga kali dalam seminggu. Adapun armada yang dikerahkan adalah pesawat model baling-baling ATR yang menyediakan kapasitas 72 kursi untuk rute keberangkatan Samarinda–Melak, serta 65 kursi untuk rute sebaliknya, Melak–Samarinda.
“Kami menargetkan tingkat keterisian penumpang (load factor) dapat mencapai 70 persen atau sekitar 50 penumpang per penerbangan. Dengan harga tiket yang terjangkau, perjalanan ini hanya memakan waktu sekitar 45 menit,” papar Andi Muh. Dhevara optimis.
Pertemuan ini turut dihadiri oleh jajaran otoritas bandara, di antaranya Kepala Kantor UPBU Kelas III Melalan Melak Bernard R. Purba, Kepala Tata Usaha Bandara Melalan Jaksen, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Hafiluddin Mardjuni, serta Kasubag Program Kusnawati Indra Rahayu. Pemkab Kubar berharap, lancarnya rute penerbangan ini nantinya dapat merangsang pertumbuhan ekonomi baru di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.
[RWT]
Related Posts
- Tagihan Rp3,5 Miliar Proyek Dapur MBG Mandek, Pengusaha Paser Mengadu ke Pemprov Kaltim
- FIFA's Infantino defends World Cup ticket prices, says fans 'should chill' about ref denied US entry
- Monsun Australia Mendominasi, Beberapa Daerah di Kaltim Diprediksi Kabut dan Hujan Ringan
- Imbas Ketegangan di Timur Tengah, Pertemuan Internet Global ICANN Dialihkan ke Bali
- Tutupan Hutan Kalimantan Menyusut Drastis hingga 33 Persen Selama 2015-2025, WALHI se-Kalimantan Desak Stop Izin Industri Ekstraktif









