Samarinda

Dewan Apresiasi Pengendalian Inflasi di Samarinda

Kaltimtoday.co, Samarinda – Ketegangan situasi global mengalami peningkatan pasca perang antara Rusia dan Ukraina bergulir pada Februari 2020 lalu. Dampak dari ketegangan tersebut turut dirasakan Indonesia sebagai bagian dari masyarakat internasional. Sejumlah harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan seiring terganggunya suplai energi di sejumlah negara di dunia.

Kenaikan harga pada sejumlah komoditas pun dirasakan masyarakat di Kota Tepian. Pasca keputusan pemerintah untuk mengalihkan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM), harga atas sejumlah jenis bahan pokok di Samarinda turut merangkak naik. Beruntungnya, Pemkot Samarinda melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) berhasil menekan angka inflasi di Samarinda pada angka 5,3 persen.

Baca juga:  Upaya Tingkatkan PAD Lewat Bisnis Online, DPRD Samarinda Minta Pemkot Buat Aplikasi

Keberhasilan kinerja Pemkot Samarinda tersebut mendapat apresiasi dari DPRD Samarinda. Pasalnya angka inflasi di Samarinda berhasil ditekan dengan berbagai program yang dilakukan Pemkot Samarinda.

“Ini (angka inflasi) tergolong rendah dibanding beberapa daerah lain di Indonesia,” kata Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Abdul Rofik.

Kendati memberikan apresiasi atas kinerja Pemkot Samarinda, Rofik menegaskan bahwa, pihaknya tak segan untuk memberikan kritik tajam atas kinerja pemerintah yang dianggap kurang. Sehingga apresiasi yang diberikan, harusnya bisa menjadi motivasi tambahan untuk terus meningkatkan kinerja.

“Saya dan rekan-rekan di DPRD in ikan mewakili suara masyarakat. Kalau memang capaian kinerjanya tidak sesuai dengan target, atau buruk ya tentu akan dikritik,” tegasnya.

Baca juga:  Bangkitkan Kejayaan Citra Niaga, DPRD Samarinda: Perlu Penataan Ulang

Atas keberhasilannya dalam menekan angka inflasi, Pemkot Samarinda mendapat dana segar senilai Rp19,2 miliar melalui Dana Insnetif Daerah (DID). Penggunaan anggaran tersebut tentu akan menjadi perhatian serius oleh pihaknya di parlemen.

“Nanti rencananya akan dialokasikan untuk perlindungan sosial, penciptaan lapangan pekerjaan dan mendukung pelaku usaha mikro. Dialokasikan lewat BTT (Belanja Tak Terduga),” tandansya.

[PS | RWT | ADV DPRD SAMARINDA]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co News Update”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker