KaltimPolitik

Dilantik Jadi Ketua DPD Kaltim, Irwan Fecho: Demokrat Menang, AHY Presiden!

Kaltimtoday.co, Samarinda –  Anggota DPR RI Irwan resmi dilantik jadi Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim periode 2022-2027 bersama dengan 136 pengurus lainnya di Hotel Grand Mercure, Samarinda.

Acara pelantikan ini dihadiri Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) secara daring dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya secara fisik.

Baca juga:  Tokoh Muda Berau Grimaldi Anugrah Mantap Bergabung Jadi Pengurus DPD Demokrat Kaltim Periode 2022-2027

Selain pengurus Partai Demokrat di tingkat nasional dan daerah, hadir Gubernur Kaltim Isran Noor, Wali Kota Samarinda Andi Harun, serta jajaran Pemprov Kaltim. Turut hadir juga pengurus parpol di wilayah Kaltim, seperti Ketua DPD Golkar, Ketua DPD PDI-P, Ketua DPD Partai Gerindra, Ketua DPW PAN, Ketua DPW PKB, Ketua DPW PPP, Ketua DPW PKS, Ketua DPW Nasdem, dan Ketua DPD Hanura.

Dalam pidato perdananya sebagai Ketua DPD Demokrat Kaltim, Irwan menyoroti tentang hajatan demokrasi 5 tahunan, yakni Pemilu Serentak 2024 yang akan berlangsung dua tahun lagi. Untuk itu, seluruh kader Demokrat khususnya jajaran pengurus Demokrat Kaltim harus fokus melakukan kerja-kerja politik, terutama dalam mencakup 3P, yakni personal branding, party branding dan program branding.

“Kader Partai Demokrat harus terus melakukan personal branding terhadap Ketum AHY sebagai tokoh kunci Partai Demokrat, dengan karakter kepemimpinan mas AHY yang merakyat, sederhana, muda, millennial, berprestasi, cerdas dan inovatif. Kita kampanyekan pada kanal-kanal media mainstream demi mencapai kemenangan pemilu 2024 untuk Partai Demokrat,” kata pria yang akrab disapa Irwan Fecho ini.

Kemudian, sambung Irwan, kader Partai Demokrat juga penting untuk mempertegas party branding, menonjolkan Partai Demokrat sebagai smart party, millenial party, dan partai pro rakyat untuk membangun kembali kejayaan Partai Demokrat.

Terakhir, memperbanyak program branding, dengan menciptakan program bagi generasi milenial, program pro rakyat di bidang ekonomi, sosial, politik, hukum dan lingkungan hidup, yang dilakukan secara simultan.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Demokrat ini menegaskan, sebagai kelurga besar Partai Demokrat punya kewajiban untuk senantiasa berjuang dan bekerja keras dalam memperjuangkan partai, demi kejayaan Partai Demokrat. Sebab perjuangan dan kerja keras Partai Demokrat akan dinilai oleh masyarakat untuk selanjutnya dapat memenangkan persepsi publik dan dipilih oleh masyarakat.

Apalagi, kata dia, rilis survei Litbang Kompas pada 17-20 Januari 2022 kemarin menunjukkan bahwa elektabilitas Demokrat meningkat menjadi 10,7% dan menempati posisi kedua. Begitu juga dengan elektabilitas AHY yang masuk ke 5 besar kandidat calon presiden (capres).

“Dalam temuan survei tersebut, Partai Demokrat mencatatkan elektabilitas 10,7%, menempati posisi ke 3 dibelakang PDIP dan Partai Gerindra, dalam temuan lain, Ketua umum Partai Demokrat, Mas AHY mencatatkan elektabilitas 3,7% dengan menempati rangking ke 5 di belakang Prabowo, Ganjar, Anies dan Sandiaga Uno,” bebernya.

Dengan demikian, kata Irwan, hasil survei ini menunjukkan adanya peningkatan elektabilitas Partai Demokrat dan Ketum AHY sebagai kandidat capres, bila dibandingkan dengan hasil survei Litbang Kompas pada Oktober 2021. Untuk itu, dia meyakini bahwa dengan perjuangan dan kerja keras semua pihak, Partai Demokrat bisa kembali memenangkan hati masyarakat pada Pemilu 2024 mendatang.

“Dengan demikian Elektabilitas Partai Demokrat dan Mas AHY akan terus naik sampai Partai Demokrat menang dan Mas AHY menjadi Presiden pada 2024 mendatang,” seru Doktor Ilmu Kehutanan Universitas Mulawarman ini.

Menurut Irwan Fecho, kenaikan elektabilitas Partai Demokrat dan AHY ini menunjukkan bahwa Partai Demokrat di bawah kepemimpinan AHY sudah pada jalur yang benar. Setidaknya, publik tahu bahwa ada 3 hal besar yang dilakukan Demokrat dan AHY, di antaranya Gerakan Nasional Partai Demokrat (GNPD), Demokrat Lawan Corona, Demokrat Peduli & Berbagi, program wifi gratis, peduli UMKM dan gerakan-gerakan lainnya.

“Hal besar lain yang dilakukan Mas AHY adalah ketegasan dan keberanian melawan Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPKPD) oleh KSP Moeldoko beberapa waktu yang lalu. Hal besar lain yang dilakukan Mas AHY untuk Partai Demokrat adalah pandangan-pandangan kritis Mas AHY terhadap isu publik seperti JHT, konflik Wadas, kelangkaan minyak goreng, pembelaan buruh, menolak omnibus law, dan pandangan-pandangan kritis yang lain,” beber Irwan.

Oleh karena itu, Irwan Fecho mengajak seluruh kader Partai Demokrat di manapun berada, untuk kembali merebut kejayaan Partai Demokrat dengan memenangkan pemilu 2024.

“Kalimantan Timur Menang, Partai Demokrat Menang, Rakyat pasti senang. Mari kita gelorakan, Demokrat Siap, Demokrat Setia, Demokrat Jaya Jaya Jaya,” seru Irwan memantik semangat pengurus dan kader Partai Demokrat.

Menutup pidatonya, Irwan teringat pada sebuah ungkapan, bahwa yang paling penting dari politik adalah kemanusiaan. Untuk itu, ia mengajak seluruh kader Demokrat untuk berjuang dan bekerja keras demi kemanusiaan, maju bersama rakyat, menjadi partai yang terdepan dan dengan lantang juga kritis menyikapi isu-isu kerakyatan dan kemanusiaan.

“Terima kasih hadirin yang saya muliakan, terima kasih atas perhatian dan doa-doa kepada kami Pengurus DPD Partai Demokrat Kalimatan Timur, Demokrat Siap, Demokrat Setia, Demokrat Jaya Jaya Jaya,” tutup Irwan Fecho.

Resmi Jadi Ketua DPD Demokrat Kaltim, Irwan Decho Sampaikan 3 Catatan Kritis IKN

Irwan Fecho juga menyampaikan tiga catatan kritis terhadap pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di tanah Kaltim, sebagai amanat dari Undang-Undang No. 3 tahun 2022 tentang IKN telah diteken Presiden Jokowi.

“Oleh sebabnya penting untuk saya sampaikan tentang catatan kritis dari Partai Demokrat DPR RI terkait dengan IKN yang akan dibangun di sebagian wilayah provinsi Kalimatan Timur,” kata Irwan di Hotel Grand Mercure, Samarinda, Kaltim, Jumat (11/3/2022).

Irwan pun teringat pernyataan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bahwa membangun ibu kota hakikatnya adalah membangun kehidupan, membangun sistem, bukan sekedar membangun infrastuktur fisik. Untuk itu, dia menyampaikan tiga catatan kritis untuk IKN. Pertama, perihal waktu yang tidak bisa dilakukan dengan terburu-buru.

“Penting untuk menyempurnakan semua konsep dan proses menuju IKN,” ujarnya.

Kedua, Anggota Komisi V DPR ini melanjutkan, masalah lingkungan. Dalam pembangunan IKN ini, penting untuk juga melakukan pengelolaan lingkungan hidup yang bekelanjutan (environtmental sustainable development).

Dan terakhir, kata Irwan, kajian terkait keamanan dan pertahanan yang juga menjadi catatan kritis Partai Demokrat, bahwa keamanan dan pertahanan pada IKN harus sangat diperhatikan, mengingat rencana lokasi dari IKN itu sendiri.

Baca juga:  Isran Noor Tidak Ambisi Jadi Kepala Badan Otorita Ibu Kota Baru

“Sementara itu, pendanaan juga harus dipertimbangkan sungguh-sungguh, utamanya terkait kondisi fiskal dan kemampuan APBN, tidak lupa juga persoalan psikologi-sosial masyarakat, atas dampak langsung maupun tak langsung terhadap pembangunan IKN,” tambah Irwan Fecho.

Diketahui, pengurus Demokrat Kalimantan Timur periode 2022-2027 merupakan kader-kader terpilih dan terbaik. Total Pengurus DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur periode 2022-2027 yang dilantik hari ini berjumlah 136 orang yang sangat beragam dan heterogeny. Baik secara gender yang terdiri dari 88 orang (65%) kader laki-laki dan 48 orang (35%) kader perempuan; terbagi dari berbagai generasi yakni generasi Z berjumlah 17 orang (13%), generasi millennial berjumlah 89 orang (65%), generasi X sejumlah 25 orang (18%), dan generasi babby bommer 5 orang (4%). Juga berasal dari kader lama dan kader baru, berlatar profesi dan agama yang beragam, dan berasal dari 13 suku bangsa yang berbeda.

[RWT]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker