Kukar

Distribusikan 16 Ribu Liter Minyak Goreng, Bupati Kukar: Jangan Ada yang Ambil Keuntungan

Kaltimtoday.co, Tenggarong — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) bersama sejumlah perusahaan pemilik pabrik CPO mengatasi kelangkaan minyak goreng. Hal ini adanya kebijakan Domestic Market Obligation (DMO), sehingga menyediakan minyak goreng. Harga yang dijual kepada masyarakat sesuai aturan pemerintah yaitu Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 14 ribu.

Tahap awal pendistribusian  minyak goreng non kemasan atau curah di Kecamatan Tenggarong, lalu distribusi di 14 Kelurahan/desa kemudian kepada masyarakat.

Baca juga:  Sudah Telan Rp 1,1 Miliar, Jembatan Sambera Kembali Rusak, Pemkab Kukar Diminta Selektif Pilih Kontraktor

Bupati Kukar, Edi Damansyah turut memantau langsung proses distribusi di halaman Kecamatan Tenggarong pada Kamis (17/3/2022).

Edi Damansyah menyampaikan, dari kerjasama ini diharapkan kebijakan pemerintah menyediakan minyak goreng kepada rakyat bisa terpenuhi dengan baik. Harapannya tidak terjadi antrean kembali, mengingat masih dalam situasi Covid-19.

Baca juga:  KPU Kukar Bakal Rekrut 3.382 Petugas Keamanan TPS

“Saya mohon kerjasamanya terutama Camat, Kapolsek, Danramil, Lurah dan Kepala RT dilingkungan masing-masing agar bisa mengelola ini dengan baik dan menyampaikannya kepada masyarakat,” ungkapnya.

Edi juga meminta kepada seluruh jajaran, jangan ada oknum yang bermain-main terhadap persoalan ini dengan sengaja menaikkan harga minyak goreng kepada masyarakat. Ini persoalan yang sangat serius, jangan ada yang berani mengambil keuntungan sepeser pun.

“Jangan ada pihak-pihak yang mengambil keuntungan di situasi seperti ini,” tegasnya.

Baca juga:  Bulog Kaltimra Dapat Alokasi Minyak Goreng 600 Ribu Liter, Arrahim Kamirullah: Masih Menunggu Eksekusinya

Dia mengingatkan, pemerintah hadir untuk menjamin ketersediaan minyak goreng pada masyarakat. Distribusinya telah diatur dengan baik, tidak bisa seperti kondisi normal. Sehingga oknum memungkinkan bisa mengambil dengan jumlah sesuai kemauannya.

Ditegaskan kembali, jangan ada yang berani mengambil keuntungan. Harga jual kepada masyarakat yaitu Rp 14 ribu per liter.

“Ini diatur untuk kebutuhan, sehingga bisa dirasakan semua rakyat kita,” tutupnya.

[SUP | NON | ADV DISKOMINFO KUKAR]

 Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker