DISKOMINFO BONTANG
Dukung PP Tunas, Wali Kota Neni Minta Orangtua Awasi Penggunaan Medsos Anak
BONTANG, Kaltimtoday.co - Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mendukung pemberlakukan PP Tunas (Tata Kelola dan Perlindungan Anak di Ruang Digital) nomor 17 tahun 2025 tentang pembatasan akses ke platform digital bagi anak di bawah 18 tahun.
Wali Kota Neni menilai keberadaan regulasi itu bukan untuk membatasi kreatifitas anak. Namun, ia hadir untuk melindungi anak di ruang digital serta meminimalisir potensi paparan konten berbahaya, termasuk pornografi.
"Dari paparan Komdigi (Kementerian Komunikasi dan Digital), dari 80 juta anak, 40 juta di antaranya sudah terpapar konten pornografi lewat medsos seperti TikTok dan Instagram. Ini, kan, berbahaya sekali," kata Wali Kota Neni usai pengukuhan Bunda PAUD se-Bontang, Selasa (2/6/2026) siang.
Paparan konten pornografi terhadap anak, menurutnya, bukan saja berdampak buruk terhadap perkembangan anak. Itu juga bisa menjadi cikal bakal hadirnya persoalan sosial.
Sebabnya, Wali Kota Neni meminta orangtua di rumah untuk mengawasi dan membatasi penggunaan ponsel dan medsos di rumah. Selain itu, ia mendorong agar sejak dini, keluarga sudah membentengi anak-anak mereka dengan pengetahuan agama, pemahaman dasar soal alat reproduksi, serta pemahaman soal konsekuensi yang timbul bila anak lakukan tindakan negatif.
"Harus dibangun dari rumah, diberi fondasi awal pada anak. Pemahaman agama, kesehatan reproduksi, bahaya ketika tindakan negatif dilakukan. Makanya saya juga suka kalau sekolah terapkan nilai-nilai keagamaan. Minimal itu bisa menjadi benteng," tegasnya.
[ADV DISKOMINFO BONTANG]
Related Posts
- Lagu MBG Menggeser Citra Politik
- Pastikan Budaya dan Tradisi Lokal Tak Tergerus, Heri Kiswanto Dorong Aturan Adat di Bontang Kuala
- Wali Kota Neni Kukuhkan Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan se-Bontang, Tekankan Peran Cegah Stunting dan Putus Sekolah
- Tak Ada Kemewahan, Waisak 2026 di Bontang Tetap Hangat dengan Semangat Cinta Kasih
- Pemkot Bontang Bagikan Laptop, Disdikbud Minta Guru Terus Adaptif dengan Teknologi









