DISKOMINFO BONTANG

Dukung PP Tunas, Wali Kota Neni Minta Orangtua Awasi Penggunaan Medsos Anak

Kaltim Today
02 Juni 2026 16:42
Dukung PP Tunas, Wali Kota Neni Minta Orangtua Awasi Penggunaan Medsos Anak
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (Fitri Wahyuningsih/Kaltim Today)

BONTANG, Kaltimtoday.co - Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mendukung pemberlakukan PP Tunas (Tata Kelola dan Perlindungan Anak di Ruang Digital) nomor 17 tahun 2025 tentang pembatasan akses ke platform digital bagi anak di bawah 18 tahun. 

Wali Kota Neni menilai keberadaan regulasi itu bukan untuk membatasi kreatifitas anak. Namun, ia hadir untuk melindungi anak di ruang digital serta meminimalisir potensi paparan konten berbahaya, termasuk pornografi.

"Dari paparan Komdigi (Kementerian Komunikasi dan Digital), dari 80 juta anak, 40 juta di antaranya sudah terpapar konten pornografi lewat medsos seperti TikTok dan Instagram. Ini, kan, berbahaya sekali," kata Wali Kota Neni usai pengukuhan Bunda PAUD se-Bontang, Selasa (2/6/2026) siang.

Paparan konten pornografi terhadap anak, menurutnya, bukan saja berdampak buruk terhadap perkembangan anak. Itu juga bisa menjadi cikal bakal hadirnya persoalan sosial. 

Sebabnya, Wali Kota Neni meminta orangtua di rumah untuk mengawasi dan membatasi penggunaan ponsel dan medsos di rumah. Selain itu, ia mendorong agar sejak dini, keluarga sudah membentengi anak-anak mereka dengan pengetahuan agama, pemahaman dasar soal alat reproduksi, serta pemahaman soal konsekuensi yang timbul bila anak lakukan tindakan negatif.

"Harus dibangun dari rumah, diberi fondasi awal pada anak. Pemahaman agama, kesehatan reproduksi, bahaya ketika tindakan negatif dilakukan. Makanya saya juga suka kalau sekolah terapkan nilai-nilai keagamaan. Minimal itu bisa menjadi benteng," tegasnya.

[ADV DISKOMINFO BONTANG]



Berita Lainnya