Daerah

Firnadi Ikhsan Apresiasi Qori Kaltim Juara 1 MTQ Pelajar Internasional di Malaysia

Supri Yadha — Kaltim Today 07 Juli 2026 19:50
Firnadi Ikhsan Apresiasi Qori Kaltim Juara 1 MTQ Pelajar Internasional di Malaysia
Anggota DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan. (Istimewa)

Kaltimtoday.co - Keberhasilan qari muda Muhammad Murjani Alawi meraih Juara I Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Pelajar Internasional di Kuala Lumpur, Malaysia menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim). Prestasi tersebut dinilai sebagai bukti bahwa pembinaan Al-Qur'an di Bumi Etam berjalan pada arah yang tepat.

Anggota DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan menyampaikan apresiasi kepada Muhammad Murjani Alawi, para pelatih, guru mengaji, LPTQ Kaltim, serta seluruh pihak yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat internasional.

"Prestasi ini bukan sekadar kemenangan seorang qari, tetapi kebanggaan seluruh masyarakat Kalimantan Timur. Semoga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk semakin mencintai Al-Qur'an," kata Firnadi.

Menurut Ketua Fraksi PKS, keberhasilan tersebut bukanlah capaian yang datang secara tiba-tiba. Data LPTQ Kaltim menunjukkan bahwa sepanjang 1976-2023 telah mengoleksi 45 prestasi nasional.

Namun hanya dalam kurun 2024-2025, jumlah itu melonjak menjadi 71 prestasi nasional, melampaui capaian hampir lima dekade sebelumnya.

Di tingkat internasional, prestasi juga terus meningkat, dari 4 penghargaan pada 2024, menjadi 11 penghargaan pada 2025. Tahun 2026 kembali bertambah, termasuk kemenangan Muhammad Murjani Alawi di Malaysia.

"Data ini menunjukkan bahwa pembinaan Al-Qur'an di Kaltim berlangsung secara konsisten dan kualitasnya terus meningkat," ucapnya.

Firnadi juga mengapresiasi perhatian Pemprov Kaltim di bawah kepemimpinan Gubernur Rudy Mas'ud dan Wakil Gubernur Seno Aji yang terus memperkuat ekosistem pembinaan Al-Qur'an melalui pemberian insentif bagi guru mengaji, dukungan terhadap pengembangan TPQ, serta pembinaan LPTQ di seluruh daerah.

"Komitmen pemerintah dalam memperkuat pendidikan Al-Qur'an mulai menunjukkan hasil yang membanggakan. Dukungan ini penting karena pembangunan sumber daya manusia tidak hanya diukur dari kecerdasan, tetapi juga dari akhlak dan karakter,” tuturnya.

Namun Firnadi menegaskan,  tujuan MTQ tidak berhenti pada raihan prestasi. Menurutnya, juara adalah buah dari rasa cinta kepada Al-Qur'an. 

Namun yang lebih penting adalah menghadirkan masyarakat yang memiliki rasa takzim kepada Al-Qur'an, gemar membacanya, memahami kandungannya, lalu menjadikannya pedoman hidup. 

“Jika akarnya kuat, insya Allah prestasi akan terus tumbuh,” imbuhnya.

Ia juga mengajak masyarakat menyambut MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2026 yang akan digelar di Kutai Kartanegara pada pekan pertama November mendatang.

Sebagai wakil masyarakat Kukar di DPRD Provinsi, Firnadi mengaku bangga daerahnya dipercaya menjadi tuan rumah.

"Mari kita sukseskan MTQ ini, bukan hanya sebagai ajang perlombaan, tetapi sebagai momentum menghidupkan budaya membaca, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur'an di tengah masyarakat,” katanya.

Firnadi mengaku semangat tersebut juga ia mulai dari dirinya sendiri. Di sela tugas sebagai anggota DPRD, ia masih menyempatkan diri belajar Al-Qur'an sebagai seorang santri di Tenggarong.

"Belajar Al-Qur'an tidak mengenal usia maupun jabatan. Kita semua adalah pembelajar,” tambahnya.

Firnadi mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan prestasi para qari dan qariah sebagai penyemangat untuk memperkuat pembangunan spiritual daerah.

"Prestasi adalah buahnya, tetapi cinta kepada Al-Qur'an adalah akarnya. Ketika Al-Qur'an hidup di setiap rumah, dibaca oleh setiap keluarga, dan menjadi pedoman dalam kehidupan, maka itulah kemenangan terbesar bagi Kalimantan Timur,” tandasnya.

[RWT]



Berita Lainnya