Kukar

Hari Kesaktian Pancasila, Kesbangpol Kukar: Momentum Perkuat Nilai-nilai Luhur

Kaltimtoday.co, Tenggarong – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kutai Kartanegara (Kukar), Rinda Desianti mengungkapkan, generasi muda harus paham, bagaimana memaknai peringatan kesaktian pancasila yang jatuh pada 1 Oktober. Sebab, pancasila adalah dasar negara Indonesia.

“Sebagai dasar negara tentu saja pancasila menjadi pedoman kita semua,” ungkapnya saat dihubungi awak media pada Kamis (30/9/2021).

Baca juga:  Dinas Ketahanan Pangan Bekerja Sama dengan Tim Penggerak PKK Kukar Gelar Festival Pangan Lokal B2SA

Seperti yang diketahui, undang-undang bersumber dari pancasila, oleh karenanya lima sila menjadi pedoman. Hanya saja ucap Rinda, pancasila tidak seperti dulu, misalnya sekolah memiliki penataran Pedoman, Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) yang sudah tidak ada saat ini.

“Ini penting menurut saya, bagaimana pancasila dikebumikan kembali sehingga orang itu paham pancasila itu apa, bukan hanya sekadar hafal lima sila saja. Tapi nilai nilai dari sila satu sampai lima itu seperti apa,” jelasnya.

Padahal ucap Rinda, ada 36 butir-butir yang terkandung dalam pancasila dari sila 1 sampai 5. Bahkan ada usulan untuk revitalisasi nilai-nilai dari pancasila itu sendiri.

Baca juga:  804 Ahli Waris di Kukar Akan Dapat Bantuan Santunan Kematian Covid-19 Rp10 Juta

Berdasarkan arahan pemerintah pusat, Kesaktian pancasila bukan menjadi kewenangan Kesbangpol melainkan Disdikbud Kukar.

Dulu, pihaknya melakukan sosialisasi wawasan kebangsaan di sekolah-sekolah tentang pancasila. Karena pancasila bukan hanya sekadar ucapan tapi pedoman dalam aktivitas keseharian.

Baca juga:  Budiman: Pansus DPRD Kukar Sedang Menggodok Raperda Dua Kecamatan Baru

Rencana tahun depan lanjut Rinda, Kasbangpol Kukar akan membuat kegiatan bela negara khusus untuk guru. Menurtnya, pelatihan bela negara ditambah wawasan kebangsaan menjadi sesuatu yang amat penting. Apalagi lagi guru berperan besar dalam memberikan pemahaman dan penjelasan kepada muridnya.

“Berawal dari guru-guru yang kemudian dari guru bisa memberikan pemahaman tentang pancasila kepada siswanya. Harus sejak dininya ditanamkan kecintaan tanah air termasuk menghormati simbol negara,” pungkasnya.

[SUP | NON | ADV DISKOMINFO KUKAR]

 

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker