Kaltim

Irit Bicara dan Hindari Wawancara ke Media, TAGUPP: Rakyat Butuh Informasi Langsung dari Gubernur Rudy Mas'ud

Defrico Alfan Saputra — Kaltim Today 16 Juni 2026 15:51
Irit Bicara dan Hindari  Wawancara ke Media, TAGUPP: Rakyat Butuh Informasi Langsung dari Gubernur Rudy Mas'ud
Anggota TAGUPP Kaltim Sudarno.

SAMARINDA, Kaltimtoday.co - Tim Akselerasi Pembangunan dan Peningkatan Performa (TAGUPP) Kalimantan Timur mendorong Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud untuk lebih terbuka dan sering berbicara di hadapan media. Hal ini merespons keluhan para jurnalis yang kesulitan melakukan wawancara cegat (doorstop) dengan Gubernur dalam beberapa waktu terakhir.

Anggota TAGUPP Kaltim, Sudarno, menilai intensitas komunikasi yang tinggi antara kepala daerah dan awak media merupakan hal yang sangat positif. Menurutnya, semakin sering Gubernur berbicara mengenai program pembangunan yang diperjuangkan bersama Wakil Gubernur Seno Aji, maka akan semakin baik bagi publik.

"Mau mekanismenya itu melalui rilis mingguan, atau doorstop setiap waktu wartawan bisa ketemu dengan beliau. Dan kami sangat memahami ketika wartawan perlu sumber berita yang kemudian A1, langsung dari sumbernya, siapa ya Pak Gubernur atau Pak Wagub kan gitu ya, nah mekanismenya bisa melalui doorstop," ujar Sudarno.

Terkait kondisi beberapa bulan terakhir di mana Gubernur Rudy Mas'ud terkesan belum berkenan untuk diwawancarai secara doorstop, Sudarno menyatakan akan melakukan pengecekan lebih lanjut di internal. Namun, ia kembali menegaskan bahwa kehadiran wartawan di lapangan adalah representasi dari publik yang membutuhkan kejelasan informasi.

"Kalau saya yang pasti, semakin Pak Gubernur sering bicara di depan wartawan, yang itu adalah mewakili publik, itu sangat baik. Mau doorstop tiap saat pun menurut saya sangat bagus. Selama informasi itu kemudian bisa dikelola dengan benar, tidak dipelintir," katanya.

Sudarno juga menambahkan agar para jurnalis dapat memaklumi jika dalam wawancara spontan di lapangan terdapat hal-hal yang bersifat manusiawi. Ia berharap ada kesalingpahaman antara pejabat publik dan media saat berkomunikasi langsung.

"Teman-teman wartawan juga harus memakluminya ketika Pak Gubernur ada kekeliruan lidah dan sebagainya begitu," tambah Sudarno.

Mengenai langkah konkret ke depan, Sudarno memastikan bahwa TAGUPP akan berkomunikasi langsung dengan Gubernur Kaltim untuk menyampaikan aspirasi dari rekan-rekan media. Hal tersebut bahkan telah menjadi pembahasan di internal tim pendukung gubernur tersebut.

"Ya pasti akan disampaikan, karena di grup WA TAGUPP, saya termasuk orang yang kemudian kepingin Pak Gubernur itu tiap saat bisa di-doorstop. Bahkan di acara Panji kemarin kan saya kepingin juga Pak Gubernur hadir, coba mau dengar apa sih yang lagi mau diolok-olokan dengan gembira itu kan gitu," jelasnya.

Sudarno menegaskan dirinya berada di garda depan dalam mendorong keterbukaan informasi ini. Pihaknya akan menyarankan kepada Rudy Mas'ud agar lebih banyak berbicara di media massa demi memenuhi hak informasi masyarakat Kalimantan Timur.

"Jadi kalau itu saya termasuk yang di garis depan, di WA TAGUPP sudah kita sampaikan. Nanti kita juga sampaikan ke Pak Gubernur untuk semakin banyak speak up dengan media, itu sangat baik karena rakyat kita butuh informasi yang A1, yang sumbernya langsung dari Pak Gubernur atau Pak Wakil Gubernur," pungkasnya.

[TOS]



Berita Lainnya