Daerah
Jalan Dusun Margasari Ambruk Sedalam 3 Meter, Akses Tenggarong-Loa Janan Dialihkan ke Samarinda
TENGGARONG, Kaltimtoday.co - Akses penghubung Tenggarong-Loa Janan terputus usai badan jalan di Dusun Margasari, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar), ambruk pada Sabtu (15/8/2026) pagi.
Badan jalan dilaporkan longsor sedalam sekitar 3 meter hingga terendam air Sungai Mahakam. Ruas jalan tersebut ditutup total karena tidak dapat dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar bersama instansi terkait langsung mencari jalur alternatif demi menjaga kelancaran mobilitas warga serta arus distribusi barang.
Warga Dusun Margasari, Rozikin (21), mengungkapkan tanda kerusakan terdengar sejak malam sebelum jalan amblas, tepatnya usai sebuah kendaraan besar melintas. Suara retakan kian intens menjelang subuh hingga jalan runtuh dan ditutup penuh sekitar pukul 07.00 WITA.
"Sekitar jam 7-an, jalan tutup total. Tapi subuh itu masih ada kendaraan lalu lalang, kendaraan lalu lalang berhenti pas di jam 7," kata Rozikin.
Kondisi jalan ambruk ini ditinjau langsung oleh Asisten II Setkab Kukar Muhammad Iriyanto bersama Kepala Dinas PU Kukar Wiyono dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur.
Iriyanto meminta masyarakat tidak memaksakan diri melintasi area yang terdampak. Jalur alternatif di sekitar lokasi saat ini hanya diperuntukkan bagi warga lokal.
"Sementara jalan ditutup, kami bahu-membahu untuk mencari alternatif jalan lainnya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan kami informasikan," tutur Iriyanto.
Akibat penutupan total tersebut, arus kendaraan dari arah Loa Janan maupun Tenggarong dialihkan melalui Kota Samarinda. Jalur di Dusun Margasari sama sekali tidak dapat dilalui oleh semua jenis moda transportasi, termasuk alat berat.
"Jadi, untuk sementara pengalihan arus kendaraan dari arah Loa Janan itu akan melewati Kota Samarinda. Begitu juga nanti arus kendaraan dari arah Tenggarong juga akan melewati Samarinda, karena akses sama sekali tidak bisa dilalui, termasuk kendaraan alat berat," ujar Kabid Lalu Lintas Jalan Dishub Kukar Irwan Sukarta.
Iriyanto menambahkan, pemerintah daerah terus memantau perkembangan situasi di lapangan untuk menentukan skema mobilitas barang dan orang secara lebih rinci.
"Kami mohon disampaikan juga kepada masyarakat, kepada warga lainnya, supaya bisa dipahami kondisi darurat seperti ini," kata Iriyanto.
Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto menerangkan bahwa opsi jalur alternatif terdekat saat ini baru memungkinkan untuk kendaraan roda dua, sementara untuk roda empat masih dibahas lebih lanjut.
Hari mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban dan tidak memanfaatkan musibah tersebut dengan melakukan pungutan liar (pungli) di jalur pengalihan.
"Dengan adanya kejadian ini, mohon kerja samanya, baik masyarakat lokal maupun yang akan melintas," ujar Hari.
Pihak kepolisian menekankan pentingnya sinergi bersama agar arus transportasi dapat kembali bergerak lancar tanpa hambatan di rute pengalihan.
"Masyarakat lokal, ini merupakan musibah yang tidak kita inginkan. Sehingga jalur yang nantinya ditentukan sebagai alternatif, tolong jangan sampai ada pungli. Kita berusaha untuk melancarkan dan mencari alternatif tercepat untuk bisa menggunakan jalur tersebut," pungkas Hari.
[TOS]
Related Posts
- Gandeng BNN, Kemnaker Sediakan Akses Pelatihan dan Kerja Bagi Penyintas Narkoba
- 46.160 Peserta Lolos Seleksi, Kemnaker Resmi Buka MagangHub Angkatan 2 Batch 1
- KI Kaltim Dorong Regulasi Baru, Laporan SP4N-LAPOR Wajib Direspons 1x24 Jam
- DPRD Kaltim Bentuk Tim Perjuangkan HGB Perumahan Korpri Loa Bakung Jadi SHM
- Kideco Gandeng ITK Gelar Inovasi AI dan IoT Kideco Innovation Challenge 2026









