Kaltim

Isran Noor Inisiasi Usulan Dana Bagi Hasil, Puji Harap Bisa Tambah Kekuatan Ekonomi Kaltim

Kaltimtoday.co, Samarinda – Dukungan perjuangan para gubernur yang diinisiasi Gubernur Kaltim, Isran Noor terkait Usulan Dana Bagi Hasil (DBH) lainnya yang diatur dalam pasal 123 UU Republik Indonesia No 1/2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah agar dapat diakomodir dalam Peraturan Pemerintah, juga datang dari Anggota DPRD Kaltim Puji Setyowati.

Baca juga:  DKP3A Kaltim Sebut Korban Kekerasan terhadap Anak dan Wanita Menurun Selama 2020

“Alhamdulillah, langkah luar biasa dan strategis. Semoga bisa terealisasi, karena kita sebagai daerah penghasil dan sumber devisa negara juga sangat kekurangan anggaran dalam mewujudkan pembangunan di daerah. Bukan hanya Kaltim saja, tapi juga daerah-daerah lainnya sehingga gerakan ini pun mendapat dukungan dari para Gubernur,” ucap Puji.

Puji mengatakan, jika perjuangan ini terealisasi tentunya akan menambah kekuatan ekonomi Kaltim sehingga mempunyai amunisi untuk membangun infrastruktur konektivitas serta pengembangan wilayah yang lebih pesat.

“Saya juga sependapat dengan Pak Isran (Gubernur Kaltim), yang mengistilahkan di suatu daerah banyak dibangun jembatan padahal sungai tidak banyak. Sementara, yang banyak sungai tidak banyak dibangun jembatan,” tegas Puji.

Baca juga:  Kapal Ferry Surabaya-Balikpapan Terbakar, 34 Penumpang Masih Hilang

Artinya lanjut Puji perlu keadilan dari pemerintah pusat, sehingga sangat diharapkannya perjuangan untuk meningkatan pendapatan DBH lainnya yang terdapat celah pada pasal 123 UU RI No 1 tahun 2022 yang akan diberlakukan tahun 2024,” katanya.

[RWT | ADV DISKOMINFO KALTIM]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker