Daerah

Jalan Permukiman Masih Dikeluhkan, Usulan Infrastruktur Dominasi Musrenbang Tenggarong

M Jaini Rasyid — Kaltim Today 05 Februari 2026 18:52
Jalan Permukiman Masih Dikeluhkan, Usulan Infrastruktur Dominasi Musrenbang Tenggarong
Musrenbang tingkat Kecamatan Tenggarong. (Jen/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tenggarong untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 mencatat dominasi usulan infrastruktur, terutama terkait jalan permukiman, Kamis (5/2/2026).

Dari total 1.438 usulan yang masuk, sebagian besar mengarah pada perbaikan dan peningkatan akses jalan di lingkungan warga.

Camat Tenggarong, Sukono, menyampaikan bahwa forum perencanaan ini menampung aspirasi pembangunan dari 12 kelurahan dan dua desa di wilayah Kecamatan Tenggarong. Usulan yang masuk mencakup berbagai bidang, mulai dari infrastruktur, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga keamanan dan ketertiban.

“Namun yang paling banyak memang usulan infrastruktur,” ujarnya usai hadiri Musrenbang di BPU Tenggarong.

Diketahui, dari total panjang jalan di wilayah Tenggarong yang mencapai lebih dari 300 kilometer, masih terdapat sekitar 40 kilometer jalan yang memerlukan penanganan. Kondisi inilah yang mendorong banyaknya usulan perbaikan jalan dalam Musrenbang tahun ini.

Berdasarkan pemetaan usulan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kukar menjadi perangkat daerah dengan jumlah usulan terbanyak. Tercatat, sebanyak 386 usulan berkaitan langsung dengan kewenangan Perkim, terutama menyangkut infrastruktur jalan di lingkungan permukiman kelurahan dan desa.

Selain jalan, warga juga menyoroti kebutuhan fasilitas umum lainnya, seperti penerangan jalan umum (LPJU) dan kebutuhan listrik di sejumlah titik.

Sukono menargetkan, usulan-usulan yang telah dihimpun dapat direalisasikan dalam jangka waktu dua hingga tiga tahun ke depan.

“Kami akan upayakan aspirasi warga agar dapat masuk dalam perencanaan pembangunan daerah,” pungkasnya.

[RWT]



Berita Lainnya