Gaya Hidup

Jangan Asal Tiup! Begini Cara Tepat Membuang Ingus Menurut Pakar Kesehatan

Kaltim Today
10 Mei 2026 22:51
Jangan Asal Tiup! Begini Cara Tepat Membuang Ingus Menurut Pakar Kesehatan
ilustrasi

Kaltimtoday.co – Membuang ingus sering dianggap sebagai aktivitas sederhana yang sudah dikuasai sejak kecil. Namun, faktanya banyak orang dewasa yang masih keliru melakukannya, mulai dari mengeluarkan napas terlalu kencang hingga menimbulkan suara nyaring.

Kebiasaan membuang ingus dengan tenaga penuh ternyata menyimpan risiko kesehatan. Para ahli menyebutkan bahwa teknik yang salah tidak hanya memperparah sumbatan, tetapi juga berpotensi merusak jaringan di sekitar saluran pernapasan.

Lantas, bagaimana cara yang benar untuk membersihkan hidung saat pilek? Simak panduan medis dari para ahli berikut ini agar hidung tetap sehat dan bebas infeksi.

Panduan Aman Membersihkan Hidung

Pakar alergi dari Allergy & Asthma Network, dr. Purvi Parikh, menyarankan untuk menghindari tekanan udara yang terlalu besar saat membuang ingus. Tenaga yang berlebihan justru dapat memicu iritasi pada pembuluh darah hidung.

Cara yang paling tepat adalah dengan membersihkan lubang hidung secara bergantian. Tekan salah satu sisi hidung hingga tertutup, lalu keluarkan udara secara perlahan melalui lubang yang terbuka. Lakukan hal serupa pada sisi lainnya secara lembut.

“Anda tidak seharusnya membuat suara klakson yang nyaring saat membuang ingus,” ujar Alan Workman, asisten profesor bedah THT di Harvard Medical School. Selain itu, membuka mulut sedikit saat membuang ingus dapat membantu mengurangi tekanan udara di saluran kepala.

Risiko Mimisan hingga Infeksi Telinga

Meskipun komplikasi serius jarang terjadi, membuang ingus secara sembarangan tetap berbahaya. Menurut dr. Kanwar Kelley, CEO Side Health, tekanan yang terlalu kuat dapat memecahkan pembuluh darah kecil di dalam hidung dan menyebabkan mimisan.

Selain mimisan, risiko lainnya adalah peradangan telinga. Tenaga yang terlalu besar dapat mendorong lendir masuk ke dalam saluran eustachius yang menghubungkan hidung dan telinga. Kondisi ini berpotensi memicu infeksi telinga tengah. https://dlhjambi.aisyiyahduri.sch.id

Bahkan dalam kasus ekstrem, tekanan udara yang dipaksakan dapat menyebabkan gendang telinga pecah. Oleh karena itu, penting untuk memahami cara tepat membuang ingus saat pilek menurut dokter jangan terlalu keras guna menghindari cedera pada saluran pernapasan.

Metode Cuci Hidung dengan Air Garam

Jika membuang ingus biasa dirasa kurang maksimal, metode cuci hidung (nasal flush) menggunakan air garam sangat direkomendasikan. Teknik ini efektif membersihkan kotoran, pemicu alergi, dan lendir berlebih di saluran hidung.

Metode ini dilakukan dengan mengalirkan cairan dari satu lubang hidung hingga keluar ke sisi sebelahnya. Pastikan Anda menggunakan air matang yang sudah didinginkan atau air suling untuk menjamin kesterilan cairan yang masuk ke hidung.

“Cuci hidung aman dilakukan dua kali sehari, misalnya pada pagi hari dan sebelum mandi malam,” kata dr. Kelley. Cara ini juga membantu melembapkan lendir yang mengeras sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan tanpa paksaan.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Terkadang, sensasi hidung tersumbat bukan disebabkan oleh lendir, melainkan karena pembengkakan jaringan di dalam hidung. Jika kondisi ini tidak kunjung membaik meski sudah dibersihkan, segeralah menemui tenaga medis.

Waspadai jika lendir berubah warna menjadi kuning atau hijau pekat yang disertai demam serta nyeri pada area wajah. Gejala tersebut mengindikasikan adanya infeksi sinus yang memerlukan penanganan khusus, termasuk penggunaan antibiotik jika diperlukan.



Berita Lainnya