BalikpapanKaltim

Jelang 75 Tahun Kemerdekaan RI, Hetifah Bagikan 1.000 Bendera ke-75 Komunitas

Kaltimtoday.co, Balikpapan – Memperingati 75 tahun Hari Kemerdekaan RI di tengah pandemi Covid-19 yang melanda negeri ini, menerbitkan kesadaran bahwa rasa persatuan dan kesatuan semua elemen bangsa, menjadi kunci agar negeri ini bisa merdeka dari wabah virus Corona. Hal ini diungkapkan oleh Hetifah Sjaifudian, Anggota DPR RI Dapil Kaltim dalam rilisnya.

“Musuh yang kita hadapi saat ini bukan bangsa penjajah tetapi virus yang tidak terlihat. Tapi kuncinya untuk merdeka sama saja, yaitu gotong royong dan persatuan,” ujarnya.

Baca juga:  Sinergi Kemenparekraf dan Hetifah Salurkan 1.400 Paket BALASA Bagi Pelaku Parekraf di Samarinda yang Terdampak Covid-19

Dia menambahkan, momen kemerdekaan tahun ini dapat menjadi peristiwa besejarah jika bangsa ini dapat merdeka dari virus Covid-19.

“Ini adalah masa-masa krusial. Sejarah akan mencatat apakah kita berhasil melewatinya dengan baik atau tidak,” paparnya.

 

View this post on Instagram

 

ICW menilai pembelian rapid test oleh pemerintah merupakan langkah pemborosan. Kalian setuju? #kaltim #samarinda #rapidtest

A post shared by Kaltim Today (@kaltimtoday.co) on

Sebagai bentuk nyata dalam memupuk kesadaran tersebut, Srikandi Kaltim ini membagikan 1.000 bendera merah putih bagi rakyat Kaltim.

“Bendera ini adalah simbol untuk mendorong rasa persatuan dan kesatuan tersebut, sekaligus memberikan optimisme kepada masyarakat bahwa wabah ini bisa berakhir,” tegasnya.

Adapun bendera tersebut akan dibagikan kepada 75 komunitas di sejumlah kabupaten/kota di Kaltim, seperti Balikpapan, Samarinda, Kutai Kartanegara, Paser, dan lain-lain.

Baca juga:  Warga Tidak Pakai Masker, Pemkot Samarinda Berlakukan Denda Rp 250 Ribu

Sebelumnya, berdasarkan keterangan dari Efran, selaku koordinator Hetifah Peduli di Balikpapan, dia menambahkan, selain bantuan ini, Hetifah juga sudah menyalurkan 10.000 masker dan 5.560 Alat Pelindung Diri (APD) untuk 10 RS rujukan di Kaltim, Fakultas Kedoteran Universitas Mulawarman (FK UNMUL), beberapa Fasilitas Kesehatan (Faskes) seperti Puskemas; 7.000 Bantuan Lauk Pauk Siap Saji (Balasa) untuk pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif; Beasiswa PIP tahap 1 untuk 64.286 siswa SD, SMP, SMA, dan SMK.

“Ada juga kami distribusikan alat bantu kesehatan berupa masker kain, hand sanitizer, multivitamin, sabun cuci tangan untuk anak-anak, manula, dan masyarakat di kawasan padat penduduk. Bantuan dana untuk 18 organisasi relawan, penghargaan untuk 13 tenaga medis dan relawan garda terdepan. Serta membagi ribuan paket sembako untuk membantu warga yang membutuhkan dalam menghadapi pandemi ini,” tutupnya.

[RWT]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close