Samarinda

Jembatan Mahakam IV Tunggu Kepastian Menteri untuk Pelaksanaan Uji Beban Sebelum Beroperasional

Kaltimtoday.co, Samarinda – Memasuki bulan terakhir di penghujung tahun ini, masyarakat Samarinda belum juga mendapat kabar, kapan operasi Jembatan Mahakam IV resmi dibuka oleh pemerintah untuk mengurai kemacetan yang ada. Pasalnya, masih ada sejumlah tahapan yang mesti disiapkan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kaltim selaku instansi penanggung jawab atas mega proyek tersebut. Antara lain, merampungkan pemasangan lampu dan pagar jembatan. Setelahnya, baru akan dapat dilakukan proses uji beban.

Kepala Dinas PUPR Kaltim Taufik Fauzi saat dikonfirmasi mengatakan, pelaksanaan pembangun fisik Jembatan Mahkota IV sudah di atas 80 persen. Seperti kegiatan pengaspalan jembatan juga telah usai dilaksanakan. Saat ini, pihaknya sedang memasang railing dan menyelesaikan pagar motif, utamanya di bagian kanan atau yang menghadap dari hulu sungai.

Baca juga:  APBD Samarinda 2020 Akhirnya Disahkan Rp 3,02 Triliun

“Progresnya sudah 40 persen. Kemudian di arah Samarinda Seberang, kami sedang menyelesaikan pemasangan pagar pembatas. Sementara di sisi Samarinda, kami sedang menyelesaikan pemasangan pembuangan air, pedestrian dan trotoar,” bebernya.

Rencananya dalam waktu dekat ini, Dinas PUPR Kaltim akan menggelar rapat dengan Kementerian PUPR di Jakarta. Tujuannya, untuk menentukan waktu pelaksanaan uji beban Jembatan Mahakam IV. Baik secara pengujian dinamis maupun statis.

“Termasuk uji beban layang jembatan. Semua progres pembangunan jembatan akan kami presentasikan, termasuk kesiapan uji bebannya,” imbuhnya.

Jika tidak ada halangan, harapan Taufik pelaksanaan uji beban Jembatan Mahakam IV bisa dilaksanakan pada 15 Desember mendatang. Dengan begitu, maka jika terdapat kekurangan bisa secepat mungkin untuk dilakukan penanggulangannya. Selain itu, sambung Taufik, dalam waktu dekat ini pihaknya juga akan melakukan pemasangan pada lampu derek yang berjumlah 170 unit.

“Saat ini, pemasangan lampu itu sudah pada posisi 40 persen,” ucapnya.

Uji beban akan dilakukan dengan 30 Mobil Truk dengan rata-rata beban 30 Ton sebelum pengoperasiannya. Jembatan Mahakam IV didesain dengan hanger sebanyak 30 ribu. Memiliki beban hingga 1.300 ton. Dengan daya tahan selama 50 tahun. Jika pagar dan lampu tematik telah selesai dikerjakan, maka operasional jembatan tersebut tinggal menunggu proses uji beban yang akan dilakukan BJKT, Kementerian PUPR.

“Sekali lagi, operasional jembatan masih menunggu hasil rekomendasi dari Balai Jembatan. Rekomendasi itu akan keluar setelah uji beban dilakukan. Semakin cepat kami melaksanakan apa yang direkomendasikan, maka semakin cepat juga jembatan difungsikan,” pungkasnya.

Baca juga:  Cari Bocah Hilang, Polisi Minta Petunjuk Dukun

Diwartakan sebelumnya, pembangunan Jembatan Mahkota IV Samarinda terbagi ke dalam beberapa bagian. Pertama, pembangunan jalan pendekat sisi Samarinda menjadi tanggung jawab PT Waskita dan PT Surya Bakti dengan skema kerja sama operasional (KSPO). Jalan pendekat itu memiliki panjang 502,4 meter dan menelan anggaran sebesar Rp 225,84 miliar.

Kedua, pembangunan bentang utama jembatan sepanjang 400 meter. Proyek itu dikerjakan PT Pembangunan Perumahan dengan nilai kontrak Rp 180,64 miliar. Ketiga, jalan pendekat sisi Samarinda Seberang sepanjang 386,65 meter. PT Jaya Konstruksi dan PT Modern Technical menjadi penanggung jawab atas proyek dengan nilai kontrak Rp 226,87 miliar. Saat ini progres Pembangunan Diklaim Sudah 80 Persen.

[JRO | RWT]

Facebook Comments

Tags

Related Articles

Back to top button
Close