DPRD BONTANG
Komisi A DPRD Dorong Hadirnya Payung Hukum Insentif untuk Pendidik di Bontang
BONTANG, Kaltimtoday.co - Komisi A DPRD Kota Bontang merampungkan pembahasan lanjutan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pemberian Insentif bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Swasta serta Pendidik Non Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Sekolah Negeri.
Rapat yang berlangsung di Kantor DPRD Kota Bontang, Kamis (9/7/2026), dihadiri sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait sebagai leading sector, di antaranya Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), Bagian Hukum Sekretariat Daerah, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang.
Ketua Komisi A DPRD Kota Bontang, Heri Keswanto, mengatakan pembahasan substansi Raperda bersama seluruh OPD terkait telah selesai dilakukan.
Meski demikian, DPRD masih memberikan waktu selama dua pekan kepada Disdikbud dan Bagian Hukum Sekretariat Daerah untuk menyempurnakan sejumlah materi sebelum memasuki tahapan berikutnya.
"Pembahasan bersama sudah selesai. Namun, kami memberikan waktu selama dua minggu kepada Disdikbud dan Bagian Hukum untuk melakukan penyempurnaan sebelum Raperda ini masuk ke tahapan selanjutnya," ujar Heri usai rapat.
Menurutnya, masa penyempurnaan tersebut diperlukan agar seluruh substansi dalam Raperda benar-benar matang, baik dari aspek teknis pelaksanaan maupun kesesuaian dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Raperda ini diharapkan menjadi dasar hukum bagi Pemerintah Kota Bontang dalam memberikan insentif kepada pendidik dan tenaga kependidikan sekolah swasta serta pendidik non-ASN di sekolah negeri sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
[ADV DPRD BONTANG]
Related Posts
- Lebih Hemat dan Aman, Heri Keswanto Usul Pintu Masuk Bontang Dipusatkan di Bukit Kusnodo
- Reses di Lok Tuan, Sitti Yara Dicurhati Soal Sulitnya Akses Magang hingga Distribusi Jargas Tak Merata
- Perbaikan Jalan RE Martadinata Bukan Prioritas, Faisal Mengamuk ke PUPRK Bontang
- Antisipasi Krisis Lingkungan, Sitti Yara Usul Pemkot Bontang Bangun Laboratorium Lingkungan yang Modern dan Tersertifikasi
- Dari Transparansi Data dan Fakta hingga Gaya Komunikasi, Winardi Beberkan Blunder PT EUP di Kasus Dugaan Pencemaran Laut









