Kutim

KPU Kutim Gelar Sosialisasi Tata Cara Pencalonan Kepala Daerah

Kaltimtoday.co, Sangatta – Menjelang Pilkada serentak tahun 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutai Timur (Kutim) melakukan sosialisasi terkait tata cara pencalonan bakal pasangan calon kepala daerah.
Adapun sosialisasi yang digelar di Hotel Royal Victoria, pada Sabtu (15/8/2020), dibuka langsung oleh Ketua KPU Kutim, Ulfa Jamiatul Farida dan dihadiri oleh beberapa perwakilan partai politik, perwakilan LSM, serta Operasi Perangkat Daerah terkait.

Pada kesempatan itu, Ulfa Jamilatul Faridah menyatakan, semua bakal calon peserta nantinya harus mengikuti prosedur yang telah ditetapkan oleh KPU.

Baca juga:  Resahkan Warga, Polres Kutim Gerebek Lokasi Judi Dadu di Kaubun

Dia menjelaskan, perlunya dilakukan sosialisasi tata cara pencalonan, pasalnya pendaftaran bakal pasangan calon pada pilkada tahun ini agak berbeda dari sebelumnya dikarenakan adanya bencana non alam pandemi Covid-19.

“Perlu ada penyesuaian, contohnya tidak lagi konvoi, tidak ada kerumunan, mungkin nanti yang hadir hanya pengurus partai politik, dengan bakal calonnya,” kata dia.

Meski demikian dia melanjutkan, tidak menutup kemungkinan simpatisan bakal diizinkan menyaksikan dengan teknis menggunakan layar lebar di luar kantor.

Sosialisasi ini dihadiri oleh beberapa perwakilan partai politik, perwakilan LSM, serta Operasi Perangkat Daerah terkait.

Sementara itu, pemateri Rudiansyah selaku Ketua KPU Kaltim menjelaskan, sesuai waktu proses Pilkada yang telah ditetapkan, maka pendaftaran kurang lebih akan dimulai 1 bulan lagi.

“Pendaftaran kita akan mulakan di tanggal 4 September hingga sampai tanggal 6 September,” ungkapnya.

Mengingat prosedur pendaftaran agak berbeda dari biasanya sebab adanya pandemi Covid-19 dan waktu pendaftaran yang hanya berlangsung selama 3 hari, dia meminta untuk para pendaftar memaksimalkan waktu yang telah disediakan.

Baca juga:  KPU Kutim Dinilai Vervak Asal-asalan, Pasangan Independen ABDI akan Tempuh Jalur Hukum 

Selain itu Ulfa juga berharap bakal pasangan calon nantinya, harus memenuhi prosedur yang telah ditetapkan oleh KPU. Terutama dalam hal rekomendasi dukungan dari partai politik terhadap pasangan calon yang tidak bisa ditarik kembali apabila paslon sudah mendaftar ke KPU.

“Itu perlu saya sampaikan agar jangan sampai terulang lagi, karena muncul lagi rekomendasi belakangan kemudian mau ditarik, kecuali belum didaftar ya itu silahkan, silahkan bersepakatlah di luar,” pungkasnya.

[EI | RWT]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close