Kutim

Pimpinan DPRD Kutim Minta Semua Legislator Divaksin Covid-19

Kaltimtoday.co, Sangatta – Ketua DPRD Kutai Timur (Kutim) kembali mengimbau seluruh anggota dewan untuk divaksin Covid-19. Dengan tetap memerhatikan syarat dan ketentuan vaksinasi.

“Kami dari pimpinan dewan mengimbau seluruh elemen, baik kepada anggota DPRD, ASN, teman-teman wartawan untuk bisa berpartisipasi dalam vaksinasi,” kata Joni usai mengikuti rapat koordinasi dengan Tim Satgas Covid-19 Kutim, Jumat (23/7/2021).

Baca juga:  Umroh Kembali Dibuka Usai 'Puasa 2 Tahun', Kemenag Kutim Tunggu Panduan

Perihal masih ada anggota DPRD Kutim yang menolak untuk divaksin, dia menilai itu merupakan hak masing-masing. Namun, Joni tetap mengimbau seluruh anggota DPRD melaksanakan vaksinasi.

“Sebagai pimpinan saya mengingatkan dan mengimbau agar bisa berpartisipasi dalam program vaksinasi ini, tapi jika ada yang menolak itu merupakan hak masing-masing,” katanya.

Baca juga:  Legislator Gerindra Minta DLH Tegas Terhadap Perusahaan 'Nakal' di Kutim

Politikus PPP itu menyakini, program pemberian vaksin sangat ampuh melindungi masyarakat dari penularan Covid-19, sehingga dalam beraktivitas tidak mudah terpapar.

“Secara pribadi saya menilai vaksin ini aman, ampuh untuk menjaga kesehatan. Pada saat akan menerima vaksin masyarakat juga akan diberitahu petugas, ada efek samping 30 menit hingga 4 jam setelah divaksinasi. Insyaallah tidak berbahaya,” kata dia.

Baca juga:  Kasus Covid-19 Kian Bertambah, Pemkab Berau Tunda Sekolah Tatap Muka Awal Tahun 2021

Joni minta kepada peserta yang mengikuti vaksinasi harus jujur menyampaikan riwayat penyakit. Sebab, keterangan yang diberikan akan mempengaruhi boleh tidaknya divaksin.

“Jelaskan sama dokter bahwa saya (calon vaksin) penyakit ini dan itu. Tidak boleh diam-diam. Dokter pun juga harus tegas, kalau tidak boleh vaksin katakan. Kalau perlu ambil darah orang yang akan divaksin untuk memastikan kesehatannya,” jelas Joni.

Baca juga:  Perangi Wabah Corona, Tim Relawan Mahyunadi Gencarkan Penyemprotan Disinfektan

Joni pun tetap mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk selalu memperketat protokol kesehatan. Baik bagi mereka yang sudah divaksin ataupun yang belum divaksin, dan yang tidak ingin divaksin.

“Kalau kita tidak jaga diri sendiri, bagaimana menjaga orang lain. Hal ini perlu saya ingatkan, virus ini tidak terlihat oleh mata, karena bentuknya sangat kecil. Makanya prokes harus terus diterapkan,” pungkasnya.

[El | TOS | ADV DPRD KUTIM]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close