DISKOMINFO KUKAR

Sakral hingga Seremonial, Erau Adat Kutai 2026 Resmi Dimulai

Supri Yadha — Kaltim Today 20 September 2026 17:07
Sakral hingga Seremonial, Erau Adat Kutai 2026 Resmi Dimulai
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri saat menyalakan brong di Stadion Rondong Demang. 

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Prosesi sakral menandai dimulainya Festival Erau Adat Kutai 2026 di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Ditandai dengan mendirikan Pinang Ayu yang disaksikan langsung Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, di Keraton Kesultanan/Museum Mulawarman Tenggarong, Minggu (20/9/2026).

Prosesi tersebut turut dihadiri Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin, serta sejumlah pejabat lainnya.

Erau Adat Kutai 2026 diselenggarakan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura dengan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar. Pelaksanaannya terbagi dalam dua komponen besar, yakni kegiatan sakral dan seremonial.

Bupati Aulia mengatakan, prosesi sakral telah ditandai dengan pendirian Pinang Ayu dan menyalakan api brong. Setelah itu, rangkaian Erau berlanjut ke Stadion Rondong Demang untuk pelaksanaan pembukaan secara seremonial.

“Kegiatan sakral sudah kami tandai dengan mendirikan Pinang Ayu dan menyalakan brong. Setelah itu, kita bergeser ke Stadion Rondong Demang untuk melaksanakan opening ceremony atau kegiatan seremonial pembukaan kegiatan Erau ini,” kata Aulia.

Di Stadion Rondong Demang, pembacaan Titah Sultan, pemukulan gong, dan menyalakan api brong atau obor besar, menjadi penanda dimulainya rangkaian Erau secara seremonial.

Erau Adat Kutai 2026 berlangsung pada 20-27 September. Setiap harinya, masyarakat akan disuguhi berbagai rangkaian kegiatan yang telah ditetapkan panitia hingga ditutup dengan prosesi belimbur.

“Nanti diakhiri dengan prosesi belimbur. Sebagaimana ini juga yang ditunggu-tunggu oleh seluruh warga masyarakat yang ada di Kutai Kartanegara,” tuturnya.

Aulia mengajak masyarakat untuk turut memeriahkan seluruh rangkaian Erau. Menurutnya, Erau bukan hanya milik Kesultanan maupun pemerintah daerah, tetapi menjadi bagian dari masyarakat secara luas.

“Jadi kami berharap dengan dimulainya Erau ini seluruh warga masyarakat bisa meramaikan Erau ini karena Erau ini milik seluruh warga masyarakat Kutai Kartanegara, milik masyarakat Kalimantan Timur, dan milik masyarakat Indonesia,” pesannya.

Ia berharap seluruh rangkaian Erau Adat Kutai 2026 dapat berjalan lancar hingga selesai.

“Mudah-mudahan Erau kali ini bisa berjalan dengan baik dan lancar dan tidak ada kendala satu apa pun,” harapnya mengakhiri.

[RWT | ADV DISKOMINFO KUKAR] 



Berita Lainnya