Kukar

Saparuddin Reses di 3 Kelurahan, Masyarakat Inginkan Perbaikan Gorong-Gorong dan Penanganan Banjir

Kaltimtoday.co, Tenggarong – Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Saparuddin Pabonglean selama tiga hari berturut-turut berbaur bersama masyarakat mendengar dan menampung aspirasi dari segala lini. Yah, diluar masa sidang setiap perwakilan rakyat harus berkomunikasi dengan masyarakat secara langsung sehingga kedekatan antara wakil rakyat dan rakyatnya terjalin.

Hal inilah yang diterapkan anggota daerah pemilihan I wilayah Tenggarong, Saparuddin sapaan akrabnya, melakukan kunjungan kerja atau reses di 3 kelurahan di dekat tempat tinggalnya, yakni Kelurahan Baru, Panji dan Sukarame.

Baca juga:  PPKM di Kukar, Penampilan Seni Teater Anniversary Lanjong ke-19 Ditunda

Namun, ditengah pandemi jumlah masyarakat pun dibatasi agar untuk mencegah penularan Covid-19 yang kian meningkat. Sementara, untuk tempat pertemuan dirinya selalu berpindah-pindah. TakĀ  jarang rumah warga dijadikan wadah bersilaturahmi.

Hal yang disampaikan masyarakat, lanjut Saparuddin, setiap kelurahan beragam. Namun, rata-rata hampir sama seperti penanganan banjir, perbaikan gorong-gorong, jalan disemenisasi, pengadaan bak sampah bahkan minta Masjid/langgar direhab.

Selain itu, warga Panji meminta agar di dekat waduk dibangun taman edukasi, ada masyarakat di Sukarame minta bantuan modal usaha keramba.

Sedangkan di Kelurahan Baru, ada KelompokTani (Poktan) pemerintah memberi bantuan alat pertaniaan seperti alat tanam dan panen serta akses jalan usaha tani diperbaiki. Kemudian meminta bantuan peralatan olahraga.

“Mereka juga menyampaikan soal pendidikan terkait insfrastruktur sekolah dan TK, tetapi ini harus lihat dari kemampuan keuangan daerah serta regulasinya,” ujar Saparuddin saat dihubungi Kaltimtoday.co, Sabtu (30/01/2021).

Baca juga:  Dipastikan Aman, 10 Tokoh di Kukar Terima Suntikan Kedua Vaksin Covid-19

Berkenaan aspirasi masyarakat banyak, setiap reses Saparuddin selalu menghadirkan pihak kelurahan dan RT setempat agar mereka dapat menyusun kebutuhan skala prioritas. Dengan hadirnya semua komponen masyarakat maka dapat disepakati skala prioritas bersama.

“Semua aspirasi masyarakat itu penting tetapi harus lihat kondisi keuangan juga dan tentunya akan diperjuangakan skala prioritas saja,” tutupnya.

[SUP | NON]

 

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker