DISDIKBUD BONTANG

Soal TKA Dinilai Terlalu Sulit, Kepsek SDN 001 Bontang Utara Sebut Setara Olimpiade

Fitriwahyuningsih — Kaltim Today 13 April 2026 14:10
Soal TKA Dinilai Terlalu Sulit, Kepsek SDN 001 Bontang Utara Sebut Setara Olimpiade
Murid kelas 6 SDN 001 Bontang Utara yang baru saja mengikuti try out ujian se-Bontang. (Fitri Wahyuningsih/Kaltim Today).

BONTANG, Kaltimtoday.co - Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) menjadi tantangan tersendiri bagi SD Negeri 001 Bontang Utara. Selain karena merupakan sistem baru, tingkat kesulitan soal juga dinilai cukup tinggi sehingga berdampak pada capaian siswa.

Kepala SDN 001 Bontang Utara, Langgeng Suprantoro, mengatakan bahwa TKA baru pertama kali diterapkan menggantikan sistem sebelumnya. Kondisi tersebut membuat sekolah masih dalam tahap penyesuaian.

“Ini kan baru pertama kali kita melaksanakan TKA. Otomatis pasti ada kekurangan dan penyesuaian,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (13/4/2026).

Dari hasil evaluasi yang dilakukan, ia menilai bahwa kemampuan siswa sebenarnya cukup memadai. Namun, tingkat kesulitan soal menjadi kendala utama dalam pelaksanaan TKA.

“Kalau kami analisa, sebenarnya anak-anak mampu. Tapi soalnya terlalu tinggi levelnya, karena disamaratakan se-Indonesia,” jelasnya.

Menurutnya, tingkat kesulitan soal TKA bahkan mendekati standar soal olimpiade, yang seharusnya diperuntukkan bagi siswa-siswa pilihan.

“Kalau olimpiade kan untuk anak-anak terbaik yang dipilih. Nah ini semua siswa dapat soal dengan level seperti itu, jadi wajar kalau mereka kesulitan,” terangnya.

Ia menambahkan, kesulitan tidak hanya terjadi pada soal numerasi, tetapi juga pada literasi. Bahasa soal yang dinilai cukup kompleks turut memengaruhi pemahaman siswa.

“Dari pengamatan kami, memang level soalnya tinggi. Baik numerasi maupun literasi, anak-anak kesulitan,” katanya.

Meski demikian, dari sisi teknis pelaksanaan, sekolah mengaku tidak mengalami kendala berarti. Gangguan jaringan hanya terjadi di awal dan dapat segera diatasi.

“Kalau jaringan kemarin hanya di awal saja, setelah itu aman,” ungkapnya.

Untuk pelaksanaan TKA selanjutnya, sekolah telah menyiapkan berbagai antisipasi, terutama terkait sarana dan prasarana. Salah satunya dengan menambah perangkat komputer dari guru untuk memastikan kelancaran ujian.

“Kami siapkan perangkat, termasuk tambahan dari guru sebagai antisipasi. Intinya harus siap supaya pelaksanaan lancar,” bebernya.

Adapun, pelaksanaan ujian diatur dalam beberapa sesi agar seluruh siswa terakomodasi dengan baik. Dengan jumlah 85 siswa kelas VI, ujian dibagi menjadi tiga sesi dalam beberapa ruang.

Langgeng berharap ke depan ada evaluasi terhadap sistem dan tingkat kesulitan soal TKA, sehingga lebih sesuai dengan kemampuan rata-rata siswa.

“Harapannya tentu ada penyesuaian, supaya anak-anak bisa mengerjakan dengan lebih optimal,” tandasnya.

[ADV DISDIKBUD BONTANG]



Berita Lainnya