PT PLN (PERSERO)

Srikandi PLN UIP KLT Gelar Pelatihan Menjahit Bagi Disabilitas dan Ibu Tunggal

Kaltim Today
29 Oktober 2026 18:57
Srikandi PLN UIP KLT Gelar Pelatihan Menjahit Bagi Disabilitas dan Ibu Tunggal
Srikandi PLN UIP KLT meresmikan program Women Support Women di Balikpapan, Kamis (15/10/2026).

BALIKPAPAN, Kaltimtoday.co - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur melalui Srikandi PLN menginisiasi program Women Support Women untuk mendorong kemandirian ekonomi perempuan penyandang disabilitas dan ibu tunggal.

Program ini diwujudkan melalui pelatihan menjahit, penyediaan sarana produksi, serta pendampingan pengembangan produk bernilai ekonomi di Balikpapan.

Kegiatan bertema “Perempuan Berdaya, Ekonomi Tumbuh Bersama” ini berlangsung pada 8–15 Oktober 2026 di Aula Kelurahan Telaga Sari, Balikpapan, bekerja sama dengan Rumah Zakat Balikpapan dan DPC Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia Balikpapan.

Rangkaian acara diawali dengan peresmian program dan serah terima bantuan sarana produksi menjahit, dilanjutkan dengan enam sesi pelatihan dasar serta praktik langsung.

Peserta turut menerima pendampingan awal untuk menerapkan keterampilan menjahit serta memanfaatkan sarana produksi guna membangun aktivitas ekonomi produktif secara mandiri.

Ketua Srikandi PLN UIP KLT, Yulina, menyampaikan bahwa program ini merupakan komitmen Srikandi PLN dalam membuka kesempatan bagi perempuan untuk mengembangkan potensi ekonomi.

"Melalui program ini, kami ingin menghadirkan kesempatan bagi perempuan penyandang disabilitas dan ibu tunggal untuk mengembangkan keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai peluang usaha. Kami berharap pelatihan, sarana produksi, dan pendampingan yang diberikan menjadi langkah awal bagi peserta untuk menghasilkan produk bernilai jual,membangun kepercayaan diri, serta meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga," kata Yulina, Kamis (15/10/2026).

Program ini dirancang agar Keterampilan yang diperoleh peserta berkembang menjadi kegiatan usaha produktif yang dilengkapi pengenalan pemasaran serta pencatatan transaksi keuangan sederhana.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Balikpapan, Adamin Siregar, menyambut baik inisiatif Srikandi PLN UIP KLT yang dinilainya memberikan ruang pemberdayaan bagi kelompok perempuan rentan.

"Kami menyambut baik program Women Support Women karena memberikan keterampilan yang dapat menjadi modal bagi peserta untuk mengembangkan kemandirian ekonomi. Dukungan seperti ini penting untuk membuka kesempatan kerja dan usaha yang lebih inklusif bagi perempuan, termasuk penyandang disabilitas dan ibu tunggal," kata Adamin.

Adamin berharap kolaborasi lintas sektor ini dapat terus berlanjut guna memastikan keberlanjutan dampak ekonomi bagi para peserta.

"Kami berharap program ini dapat berkelanjutan, tidak hanya pada tahap pelatihan, tetapi juga dilanjutkan dengan pendampingan, pengembangan produk, serta membuka akses pemasaran. Dengan kolaborasi yang konsisten,keterampilan yang sudah diperoleh peserta dapat berkembang menjadi kegiatan usaha yang memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan," ujar Adamin.

Sementara itu, Ketua DPC HWDI Balikpapan, Lily Handayani, mengapresiasi dukungan PLN yang memberikan kesempatan belajar dan fasilitas produksi bagi perempuan disabilitas.

"Kami mengapresiasi dukungan PLN dan seluruh pihak yang telah memberikan kesempatan kepada perempuan penyandang disabilitas untuk belajar dan mengembangkan keterampilan menjahit. Kami berharap keterampilan dan sarana produksi yang diberikan dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan produk yang memiliki nilai jual, sehingga para peserta semakin percaya diri, mandiri, dan memiliki kesempatan untuk membantu meningkatkan perekonomian keluarga," kata Lily.

Pelaksanaan program ini turut mendapat dukungan dari perangkat daerah terkait di Kota Balikpapan serta pihak Kelurahan Telaga Sari guna memperluas akses pemberdayaan ekonomi yang inklusif.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan ini, PLN berkomitmen mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya kesetaraan gender serta penyediaan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

[TOS | ADV]



Berita Lainnya