Daerah
Tak Sekadar Bernyanyi, Paduan Suara Kaltim Persembahkan Sejarah untuk Benua Etam
Kaltimtoday.co, Samarinda - Kerja keras selama berbulan-bulan akhirnya berbuah manis. Untuk pertama kalinya, Kalimantan Timur berhasil meraih Champions of Category pada kategori Paduan Suara Remaja Pemuda dalam ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV yang digelar di Manokwari, Papua Barat.
Prestasi tersebut menjadi sejarah baru bagi Kalimantan Timur setelah berhasil mengungguli 17 kontingen provinsi lainnya yang bersaing pada kategori tersebut.
Di balik keberhasilan itu tersimpan proses panjang yang tidak mudah. Pelatih Paduan Suara Remaja Pemuda Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kalimantan Timur, Michael Leonard Sendouw, mengungkapkan timnya harus melewati tahapan seleksi hingga akhirnya mewakili daerah di tingkat nasional.
"Balikpapan menjadi juara pada Pesparawi tingkat provinsi tahun 2025, sehingga mendapat kepercayaan mewakili Kalimantan Timur di tingkat nasional," ujarnya.
Namun, tantangan sesungguhnya justru dimulai setelah tiket ke tingkat nasional berhasil diraih.
Para personel yang berusia 17 hingga 24 tahun berasal dari latar belakang yang berbeda. Sebagian masih duduk di bangku sekolah, ada yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi, dan tidak sedikit yang telah bekerja. Perbedaan aktivitas membuat proses menyatukan jadwal latihan menjadi pekerjaan yang tidak sederhana.
"Persiapannya sangat kompleks karena kami cukup kesulitan mengumpulkan seluruh personel yang sudah lolos seleksi," kata Michael.
Meski demikian, keterbatasan waktu tidak menyurutkan semangat tim. Selama sekitar lima bulan, mereka berlatih secara intensif untuk menguasai materi lagu yang diakui memiliki tingkat kesulitan tinggi.
"Materi lagunya cukup sulit. Dengan segala keterbatasan, kami tetap bisa memaksimalkan latihan selama sekitar lima bulan dan hasilnya sangat memuaskan," tuturnya.
Keberhasilan tersebut, menurut Michael, bukan hasil kerja satu orang. Di balik penampilan para penyanyi di atas panggung, ada tim pelatih yang bekerja bersama menyusun strategi hingga detail penampilan.
"Saya tidak melatih sendirian. Ada lima orang dalam tim pelatih. Kami berbagi tugas, mulai dari pelatihan vokal hingga koreografi," jelasnya.
Gelar Champions of Category yang diraih tahun ini menjadi pencapaian tertinggi sepanjang keikutsertaan Kalimantan Timur di kategori Paduan Suara Remaja Pemuda Pesparawi Nasional.
Meski bangga dengan hasil yang diraih, Michael menyadari tantangan berikutnya adalah mempertahankan prestasi. Regenerasi menjadi kunci, mengingat anggota paduan suara akan terus berganti seiring bertambahnya usia para peserta.
Ia berharap pembinaan terhadap paduan suara gerejawi di Kalimantan Timur dapat terus diperkuat, baik melalui Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) maupun dukungan pemerintah.
"Dukungan selama ini sudah cukup baik. Ke depan kami berharap pembinaan semakin ditingkatkan, termasuk perhatian pemerintah terhadap pengembangan kapasitas para penyanyi dan pelatih, sehingga prestasi ini tidak berhenti sampai di sini," pungkasnya.
[RWT]
Related Posts
- Perwira TNI Aktif Diduga Terlibat Korupsi Proyek Motor Listrik BGN, Kejagung Limpahkan Berkas Jampidmil
- Mengenal KKP Eksisting dan Domestik: Instrumen Strategis Menuju Pembayaran Nontunai di Satuan Kerja
- Kejari Kukar Pantau Temuan Dugaan Honor Fiktif Rp 9,5 Miliar
- Sering Dituduh Bikin Asam Urat Kambuh, Ini Fakta Medis Tahu dan Tempe
- Comeback Dramatis! Tekuk Senegal 3-2, Belgia Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026









