Daerah
Taman Ulin Tak Terawat, DLHK Kukar Bakal Tempatkan Petugas Kebersihan
Kaltimtoday.co, Tenggarong - Minimnya perawatan membuat Taman Ulin di kawasan Panji, Kecamatan Tenggarong, kehilangan fungsi sebagai ruang terbuka hijau. Hal ini juga memicu keluhan warga yang menilai kondisinya semakin memprihatinkan.
Keluhan itu datang dari pengunjung yang masih memanfaatkan area tersebut untuk beristirahat maupun berkumpul. Namun, kondisi taman yang dipenuhi sampah dan kurang terawat membuat kenyamanan berkurang.
Dimas, seorang pengemudi ojek online, yang sering berkumpul di area taman ulin mengaku khawatir dengan kondisi lingkungan taman yang dinilai tidak aman, terutama bagi anak-anak.
“Kalau taman kotor ya kelihatannya jorok, apalagi ini taman bermain dan banyak anak-anak. Takutnya ada hewan berbisa, itu kan membahayakan,” kata Dimas.
Tak hanya soal kebersihan, fasilitas dasar juga menjadi sorotan. Taman dinilai belum didukung sarana memadai, seperti toilet umum yang seharusnya tersedia di ruang publik.
Di sisi lain, pemerintah daerah mengakui adanya persoalan dalam pengelolaan taman tersebut. Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kutai Kartanegara (DLHK Kukar) Tri Joko Kuncoro menjelaskan, secara umum kebersihan dan keindahan wilayah menjadi tanggung jawab DLHK.
Namun, pengelolaan Taman Ulin sebelumnya ditangani pihak ketiga. Ketiadaan anggaran menjadi kendala kegiatan perawatan.
“Seperti Taman Ulin dan beberapa taman lain itu dikelola pihak ketiga. Tapi tahun ini kelihatannya tidak teranggarkan, sehingga tidak ada yang merawat sejak Januari,” ungkap Joko.
DLHK akhirnya turun tangan dengan melakukan penanganan sementara melalui kegiatan bersih-bersih. Bahkan, langkah lanjutan telah disiapkan dengan menempatkan pasukan Merah Putih untuk menjaga area taman.
Kebijakan tersebut diambil setelah kondisi taman sempat menjadi sorotan publik karena dianggap tidak terurus.
“Sudah dua kali kita lakukan kerja bakti, dan rencananya per 1 April akan kita tempatkan sembilan orang petugas di sana untuk menjaga dan merawat,” tandasnya.
[RWT]
Related Posts
- DPRD Berau Minta DLHK Tindak Lanjuti Dugaan Pencemaran Limbah Tambang di Segah
- DLHK Bakal Gelar Lomba Kebersihan Tingkat RT, Strategi Ajak Ubah Pola Pikir Hidup Sehat
- Upaya DLHK dan DPUPR Berau Atasi Banjir Melalui Pembersihan Drainase
- Atasi Sampah, Pemkab Berau Adakan Mesin Penyedot Lumpur dan Kapal Pengangkut Sampah
- Relokasi TPA Sampah Bujangga Dimatangkan, Mengerucut Jadi 3 Lokasi









