Advertorial
DPRD Minta DLHK Awasi dan Bina Perusahaan yang Dicaplok Proper Merah
Kaltimtoday.co, Berau - Masih terdapat perusahaan yang dianggap lemah dalam melaksanakan program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup (PROPER) di Berau.
Situasi itu membuat sejumlah perusahaan terkait mendapat predikat merah. Kondisi ini kemudian mendapat sorotan Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi Parasian Mangunsong.
Menurutnya, tak lazim ketika perusahaan yang sejatinya telah memiliki izin secara legal, sementara dari hasil penilaian sejumlah kewajiban nyatanya belum terpenuhi secara baik dan benar.
"Proper merah ini kan jelek, efeknya apa? Kembali kepada lingkungan, masyarakat dan akibat," katanya.
Guna menguak fakta di lapangan, selaku komisi yang membidangi soal energi dan sumber daya mineral (ESDM), pihaknya akan segera memanggil perusahaan yang bersangkutan termasuk dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK).
Langkah cepat tersebut, sebagai upaya agar tidak ada pembiaran secara berlarut terhadap kelalaian dalam pengelolaan lingkungan hidup di lingkungan perusahaan.
"Karena yang dirugikan tadi tak lain adalah masyarakat itu sendiri," tegasnya.
Mendengar DLHK juga akan melaksanakan pembinaan, politisi PDI Perjuangan tersebut tentu tidak tinggal diam. Dirinya ingin mengetahui secara detail terkait pola pembinaan yang dilakukan.
Menurut pandangannya, ketika suatu perusahaan menerima rapor merah maka dari hematnya, ada pembinaan dari dinas yang tidak diindahkan. Sehingga menyebabkan, penilaian mendapat hasil kurang maksimal.
"Kami akan panggil pemerintah daerah, semaksimal dan sejauh mana sudah dinas melakukan peninjauan lapangan, kami harap ke depan tidak ada lagi perusahaan yang mendapat proper merah," tandasnya.
[MGN | ADV DPRD BERAU]
Related Posts
- Rp73,2 Miliar Program REDD+ CGF Kaltim, 64 Persen untuk Masyarakat dan Perlindungan Lingkungan
- Otorita IKN dan Pemprov Kaltim Sepakati 8 Poin Strategi Penertiban Bangunan Liar di Tahura Bukit Soeharto
- Jangka Pendek Atasi Kelangkaan, Hiswana Migas Usul Pengecer Tak Jual BBM Subsidi
- Perkuat Listrik Sektor Industri dan Warga Bontang, PLN Matangkan Kesiapan Teknis GI 150 kV Bontang Lestari
- Protes Pilrek Berujung Penutupan Gerbang, Akses Mahasiswa Unmul Terganggu








