Samarinda

TPA Sambutan Perlu Pemasangan Jaringan Listrik Demi Kepentingan Operasional

Kaltimtoday.co, Samarinda – Pemindahan aktivitas dari TPA Bukit Pinang ke TPA Sambutan masih dilakukan bertahap. Di TPA Sambutan tentu diperlukan juga pemasangan jaringan listrik guna kepentingan operasional di TPA tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda, Nurrahmani menjelaskan, pihaknya menggelar rapat yang berhubungan dengan teknis tentang administrasi rencana pemasangan jaringan listrik. Sedangkan dari PT PLN Persero juga memiliki sejumlah aturan. Salah satunya jika ingin memasang harus menjadi rekanan.

Baca juga:  Dianggap Langgar Perda, Pemkot Samarinda Diminta Tertibkan Sejumlah Bangunan Komersil Sepanjang Tepian Sungai Mahakam

“Kemudian, sistemnya itu membayar biayanya dulu, baru dipasang. Sedangkan kami kalau di pemkot kan lelang itu dikerjakan dulu baru dibayar. Nah itu yang harus kami punya,” beber perempuan yang akrab disapa Yama itu kepada awak media, Senin (14/3/2022).

Namun sudah diputuskan bahwa pemkot secara korespondensi akan bersurat ke PT PLN Persero. Sehingga perihal administrasi ini harus diselesaikan lebih dulu.

“Kalau PLN itu menyatakan bahwa, aturannya harus rekanan dia, kemudian harus dibayar duluan, itu bisa jadi nanti sesuatu yang sifatnya legal opini ya. Bisa menyatakan bahwa kami tidak perlu lelang, langsung ditunjuk,” lanjut Yama lagi.

Nantinya, jika PT PLN Persero memberikan semacam surat jawaban dan menyatakan bahwa berdasarkan aturan, harus pihak mereka yang memasang jaringan listrik dan sebagainya, hal itu akan menjadi dasar yang dipegang pemkot.

“Itu tidak menjadi semacam lelang, tapi langsung menunjuk untuk mereka bekerja,” tambah dia.

Sampai saat ini, tidak adanya jaringan listrik di TPA Sambutan cukup menjadi masalah. Seandainya proses administrasi ini bisa berjalan lancar, maka diharapkan surat-menyurat ini sudah bisa diselesaikan dalam Maret 2022. Kemudian pada April sudah masuk ke dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dan sebagainya. Walhasil, pemasangan jaringan listrik paling tidak bisa dilaksanakan pada 2023.

Baca juga:  Dianggap Langgar Perda, Pemkot Samarinda Diminta Tertibkan Sejumlah Bangunan Komersil Sepanjang Tepian Sungai Mahakam

“Pernah dulu dihitungkan itu Rp 600 juta untuk pemasangan. Sudah termasuk trafo, tiang, dan lain-lain. Tapi ini enggak tau apakah nanti tetap di situ atau gimana, kami akan tinjau lagi,” beber Yama lagi.

Yama menyebut, jika jaringan listrik dan lampu jalan sudah terpasang, tentu bisa beroperasi sejak siang hingga malam hari. Sehingga akses selama aktivitas di TPA Sambutan tak ada halangan lagi.

[YMD | RWT]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker