Daerah
Venue Belum Pasti, Perbasasi Siapkan Tiga Skema Pertandingan Porprov
Kaltimtoday.co, Samarinda - Kepastian lokasi pertandingan baseball dan softball pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim di Paser masih menunggu hasil evaluasi kelayakan lapangan. Perbasasi Kaltim menyiapkan tiga skenario untuk mengantisipasi apabila venue yang dibangun di Paser belum memenuhi standar pertandingan saat Porprov digelar.
Ketua Umum Perbasasi Kaltim, Nindya Listiono, mengatakan tiga opsi tersebut disiapkan setelah pihaknya memantau langsung progres pembangunan lapangan bersama technical delegate (TD) dan pengurus Perbasasi Paser.
“Pada akhirnya, keputusan harus mempertimbangkan kelayakan venue dan keselamatan atlet,” kata Nindya.
Berdasarkan pemantauan sementara pada Selasa (6/10/2026), progres pembangunan lapangan berada di kisaran 50 hingga 60 persen. Data teknis yang lebih rinci masih menunggu laporan dari kontraktor.
Menurut Nindya, kondisi lapangan tidak cukup dinilai dari tampilan fisiknya. Permukaan infield dan outfield harus memenuhi kebutuhan pertandingan, termasuk kondisi rumput, aliran bola hingga material yang digunakan.
Hal serupa berlaku pada bagian graveling. Material harus memiliki ukuran dan tekstur yang sesuai agar tidak menimbulkan risiko cedera bagi atlet.
Jika lapangan Paser dinyatakan layak, seluruh pertandingan baseball dan softball tetap akan digelar di daerah tersebut.
Namun, apabila hanya sebagian fasilitas yang memenuhi standar, pertandingan dapat dibagi. Baseball akan dimainkan di Lapangan Palaran Samarinda yang memiliki ukuran sesuai standar internasional, sementara softball tetap digelar di Paser apabila venue-nya memenuhi persyaratan.
Skenario terakhir adalah memindahkan seluruh pertandingan ke Palaran apabila kedua venue di Paser belum dapat digunakan.
Skema pembagian venue bukan hal baru dalam penyelenggaraan Porprov. Pada Porprov 2018 di Kutai Timur, pertandingan softball digelar di GOR Segiri Samarinda, sedangkan baseball berlangsung di Kutai Timur.
Meski menyiapkan alternatif, Perbasasi Kaltim tetap berharap pembangunan venue di Paser dapat dikebut sehingga pertandingan tetap dapat berlangsung di daerah tuan rumah.
Nindya menilai keberadaan lapangan tersebut juga penting untuk pembinaan baseball dan softball di Kaltim setelah Porprov berakhir.
“Kami tetap akan memberikan dukungan dan mencari cara agar lapangan di Paser bisa selesai dan dimanfaatkan. Tetapi pada akhirnya, keputusan harus mempertimbangkan kelayakan venue dan keselamatan atlet,” ujarnya.
Bagi Perbasasi, kepastian venue menjadi penting karena berkaitan langsung dengan persiapan atlet, perangkat pertandingan, dan kontingen yang akan berlaga.
Keputusan mengenai lokasi pertandingan selanjutnya akan ditentukan setelah koordinasi dan evaluasi terhadap kelayakan teknis lapangan.
[RWT]
Related Posts
- Tuntut Kesempatan Kerja di Perairan Samboja, Masyarakat Pesisir Laporkan Pengurus Koperasi ke Kejati
- Momen HUT Ke-81 TNI, Tentara Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Kompi Produksi
- Perusahaan Pastikan Sudah Tak Ada Lagi Buaya di Lokasi Konservasi Milik Abun
- 993 Peserta Ikuti Psikotes TUNAS 2026 di Unmul, Jadi Satu-satunya Lokasi Tes di Kalimantan
- Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026 Perdana, Bupati Kukar Siapkan Nobar di Arbizz Space









