Gaya Hidup

Waspada Warga Pesisir: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Kaltim Today
26 April 2026 08:08
Waspada Warga Pesisir: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi
Ilustrasi

Kaltimtoday.co - Pola makan tinggi garam, kurang olahraga, dan merokok selama ini dikenal sebagai pemicu utama tekanan darah tinggi. Namun, sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan melalui Phys.org mengungkap faktor lingkungan yang sering diabaikan: tingkat salinitas atau kadar keasinan pada air minum.

Seiring dengan kenaikan permukaan laut, air laut semakin sering meresap ke dalam akuifer (cadangan air tanah) air tawar. Kondisi ini meningkatkan asupan natrium bagi masyarakat yang mengonsumsi air tersebut, terutama mereka yang tinggal di wilayah pesisir.

Analisis Global Terhadap 74.000 Partisipan

Peneliti Rajiv Chowdhury bersama tim melakukan tinjauan sistematis dan meta-analisis terhadap 27 studi berbasis populasi yang melibatkan lebih dari 74.000 partisipan. Data dihimpun dari berbagai negara, mulai dari Amerika Serikat, Israel, Bangladesh, hingga Vietnam.

Hasil penelitian menunjukkan pola yang konsisten: individu yang mengonsumsi air dengan kadar natrium tinggi memiliki tekanan darah yang lebih tinggi secara signifikan. Secara rata-rata, terjadi peningkatan tekanan darah sistolik sebesar 3,22 mmHg dan diastolik sebesar 2,82 mmHg.

Risiko Setara Kurang Olahraga

Paparan air dengan salinitas tinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko hipertensi secara keseluruhan sebesar 26%. Angka ini tergolong besar karena setara dengan risiko yang ditimbulkan oleh faktor gaya hidup pasif atau kurang aktivitas fisik, yang berada di kisaran 15% hingga 25%.

Meskipun dampaknya nyata, isu salinitas air minum belum mendapatkan perhatian serius dalam pedoman kesehatan global. Hingga saat ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum menetapkan standar batas aman kadar natrium khusus untuk air minum.

Bagi masyarakat yang ingin memahami lebih dalam mengenai dampak mineral air terhadap kesehatan jangka panjang dan panduan pencegahan penyakit kardiovaskular, referensi edukasi lengkap tersedia di laman poltekkeskotaagung.org. Kesadaran akan kualitas sumber air merupakan langkah krusial dalam perlindungan kesehatan masyarakat.

Langkah Mitigasi bagi Masyarakat

Bagi penduduk di daerah pesisir, mengawasi asupan natrium total menjadi sangat penting. Pengelolaan tekanan darah tidak cukup hanya dengan membatasi garam pada masakan, tetapi juga harus memperhatikan kualitas air yang dikonsumsi sehari-hari.

Para ahli menyarankan masyarakat untuk rutin memeriksa laporan kualitas air minum di wilayah masing-masing. Jika kadar salinitas terdeteksi tinggi, penggunaan teknologi filtrasi air yang tepat atau beralih ke sumber air yang lebih tawar dapat membantu mengelola tekanan darah secara lebih efektif dan mencegah komplikasi jantung di masa depan.



Berita Lainnya